Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Lomba Karya Tulis Ilmiah MPR Bertujuan Optimalkan Peran ASN
Array

Lomba Karya Tulis Ilmiah MPR Bertujuan Optimalkan Peran ASN

Jakarta, faktapers.id – Buka Lomba Karya Tulis Ilmiah MPR dalam Rangka HUT Ke-47 Korpri, Sekretaris Jenderal (Sesjen) MPR RI, Ma’ruf Cahyono menegaskan, momen lomba karya tulis tersebut dijadikan optimalkan peran Apararur Sipil Negara.
Di kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (27/11), diikuti oleh lima finalis perwakilan ASN Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Andalas, UGM, dan Badan Keahlian DPR.
Lomba karya tulis dengan tema “Urgensi Haluan Negara Dalam Pembangunan Nasional”, Ma’ruf memaparkan kegiatan dengan dewan juri Prof. Azyumardi Azra Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Ratno Lukito Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, dan Dr. Hesti Armiwulan pakar Universitas Surabaya, memiliki fungsi yang strategis bagi ASN dan anggota Korpri.

“Kami memanfaatkan momentum ini untuk mengoptimalkan peran ASN,” ujarnya.

Ma’ruf pun mengungkapkan, kegiatan dari pengejawantahan Sosialisasi Pancasila, UUD NKRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau Empat Pilar MPR, tidak hanya diikuti anggota Korpri dari lingkungan MPR, DPR, dan DPD namun juga anggota Korpri dari lembaga negara, kementerian, civitas akademika, dan ASN lainnya yang berasal dari seluruh Indonesia.
“Ini merupakan kegiatan yang positif. Dengan lomba ini pemikiran dari ASN bisa disumbangkan kepada bangsa dan negara terkait sistem penata ketatanegaraan, tugas-tugas MPR, untuk menyempurnakan dan melaksanakan tata negara yang sudah berjalan,” ujarnya.
Untuk itulah, sambung Ma’ruf dari lomba ini diharap muncul pemikiran dari ASN terkait upaya penyempurnaan sistem tata negara.

“ASN bagian dari warga negara dan kita ingin masukan dari mereka. Apapun yang dipikirkan oleh masyarakat soal sistem tata negara, tak boleh ada yang keluar dari jati diri bangsa Indonesia. Apapun bentuknya tetap harus pada koridor Pancasila,” cetusnya.

Ma’ruf berharap naskah yang ada diharapkan menggali perspektif yang lebih dalam sehingga bisa memperkaya pembahasan Panitia Ad Hoc I yang membidangi haluan negara. Panitia I dibentuk oleh MPR saat Sidang Tahunan tahun 2018.

“Kita harap bisa mendapat khazanah yang lebih luas dari pemikiran ASN,” tambahnya. oss

Most Popular

Recent Comments