Senin, Maret 8, 2021
Beranda Pemko Jakbar dan Jakut Bersatu “Bersihkan” RPTRA/RTH Kalijodo dari Miras
Array

Pemko Jakbar dan Jakut Bersatu “Bersihkan” RPTRA/RTH Kalijodo dari Miras

Jakarta, faktapers.id – Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kecamatan Tambora dan Pemerintah Kota Jakut melalui Kecamatan Penjaringan, Sabtu (3/11), melakukan sidak ke RPTRA/RTH Kalijodo. Kedua muspika itu turun langsung untuk menindaklanjuti dugaan RTH Kalijodo beralihfungsi menjadi tempat dugem dan pesta miras kawula muda.

Kedatangan Muspika itu juga dikawal oleh Camat Tambora Djaharuddin, Camat Penjaringan Muhammad Andri, Kapolsektro Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar beserta jajarannya, Polsek Tambora dan jajarannya, serta unsur TNI dan Satpol PP. Sedikitnya 50 personil diturunkan oleh kedua muspika untuk sidak dan pengamanan di RPTRA/RTH Kalijodo.

Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi, Senin (5/11), mengatakan, Pemerintah Kota Jakarta Barat akan menindaklanjuti dugaan penjualan miras di wilayah tersebut. Ditambahkannya, agar hal itu tidak terulang lagi, Pemerintah Kota Jakbar juga setiap malam akan melakukan pengawasan ketat di RPTRA Kalijodo.

Perintah Walikota Jakbar langsung ditanggapi oleh Camat Tambora Djaharuddin, dan menyampaikan kepada Harian Fakta Pers dan faktapers.id, bahwa pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pembersihan dugaan lapak miras di wilayahnya.

Terkait sidak Sabtu (5/11), Djaharuddin menjelaskan bahwa saat itu wilayah RPTRA Kalijodo yang berada di wilayah Kecamatan Tambora masih aman, dan tidak ada kegiatan-kegiatan yang berbau negatif di areal RPTRA.

Hal itu juga dikuatkan oleh tanggapan Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Supriyatin, yang menjelaskan bahwa Polsek Tambora rutin melakukan pengawasan setiap malam di wilayah RPTRA Kalijodo. Pengawasan rutin itu merupakan protap dari Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Tambora yang harus dijalankan.

Dugaan RTH Kalijodo beralihfungsi menjadi tempat dugem dan pesta miras kawula muda setiap malam minggu, juga mendapat perhatian dari Kapolres Jakbar, Kombes Pol Hengki Haryadi. Terkait itu, Hengki menegaskan bahwa pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kapolres Jakarta Utara dan akan memback up penindakan bersama Polsek Tambora.

Sebelumnya, RPTRA/RTH Kalijodo telah menjadi destinasi wisata keluarga bagi warga DKI Jakarta maupun turis domestik. Namun kini, areal itu sudah tidak aman lagi akibat pengelolaan RTH dikelola oleh sekumpulan orang berwatak preman, yang mengancam siapapun yang mengganggu kenyamanan oknum-oknum tersebut.

Terutama saat malam minggu, RTH Kalijodo telah beralihfungsi menjadi tempat dugem yang dilengkapi house music dangdut dan pesta miras yang diperjual-belikan oleh pedagang kopi keliling. Warga yang mengetahui hal itu, jadi enggan berkunjung ke RPTRA/RTH Kalijodo karena dipenuhi oleh kawula muda dan anak-anak ABG yang bebas menghisap rokok.

Ridwan, salah satu warga yang sering berkunjung ke lokasi itu, terlihat miris melihat kondisi RTH Kalijodo yang dikelola oleh orang-orang yang tidak profesional. Ridwan berharap Pemerintah Kota Jakarta Utara dan Dinas Kehutanan DKI Jakarta bertindak tegas dan membersihkan RTH Kalijodo dari sekumpulan orang-orang berwatak preman. fp02/fp01

Most Popular

Recent Comments