Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Otak Bentrok di Diskotik Bandara
Array

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Otak Bentrok di Diskotik Bandara

Jakarta, Faktapers.id – Anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menangkap dalang penganiayaan yang memicu bentrokan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) di Diskotik Bandara, Daan Mogot yang menyebabkan dua korban tewas.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Edi Suranta Sitepu di Jakarta, Senin membenarkan penangkapan dua pelaku penganiayaan anggota ormas di Diskotik Bandara yang terjadi pada Rabu (17/10).

“Benar, telah dilakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku diduga sebagai dalang di dalam kasus pengeroyokan yang disertai penusukan, dan telah membuat dua dari enam pengunjung di Diskotik Bandara di Daan Mogot tewas,” ujar AKBP Edi.

Kedua “otak” pengeroyokan dalam bentrok tersebut yakni Frengky Danger Manu alias Frengky alias Engky (25) dan Julius Umbu Ngailu alias Bobi (38), di Dusun Samhin, Desa Padang Baru, Pangkalan Baru, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (18/11).

Penangkapan terhadap kedua pelaku dilakukan kerjasama antara Subnit Jatanras Unit Krimum Polres Metro Jakarta Barat dengan Subdit Cyber dan Subdit Jatanras Polda Bangka Belitung.

“Kedua pelaku itu, ditangkap di sebuah rumah di Dusun Samhin yang merupakan tempat persembunyian mereka,” ujar AKBP Edi.

Edi menjelaskan, kedua pelaku tersebut sebelum meninggalkan Jakarta beralamat di Jalan Flamboyan Terusan, RT 08/11, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Saat penangkapan, petugas memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap satu pelaku pada bagian kaki kanannya, karena mencoba melawan petugas.

“Sampai saat ini, dua pelaku tersebut masih dalam pemeriksaan, di Polres Metro Jakarta Barat,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat Komisaris Polisi Marbun mengungkapkan keributan yang terjadi di Diskotik Bandara Daan Mogot pada Rabu (17/10) dini hari.

Keributan di Diskotek Bandara disebabkan kesalahpahaman antardua kelompok usai menenggak minuman beralkohol.

Sewaktu berjoget, kelompok yang terlibat keributan tersebut saling senggol, sehingga memicu adu mulut. Merasa tidak terima, kedua kelompok sejumlah 20 orang saling menantang untuk berkelahi di luar diskotik sekitar pukul 02.30 WIB.

Insiden tersebut menyebabkan dua korban tewas yakni HS di lokasi kejadian dan LS di Rumah Sakit Royal Trauma.

Adanya korban tewas dari pihak ormas tersebut menarik perhatian ratusan anggota ormas lainnya, sehingga mereka membuat acara tabur bunga di tempat kejadian perkara di Diskotik Bandara.fp01

Most Popular

Recent Comments