Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Polsek Tambora Ungkap Pengakuan Palsu Sopir Indomaret
Array

Polsek Tambora Ungkap Pengakuan Palsu Sopir Indomaret

JAKARTA, Faktapers.id – Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap dan menangkap IK (32) dan SU (31) pelaku pencurian uang Indomaret sebesar Rp 45 juta.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin,SH, MH mengungkapkan, pelaku sebelumnya melapor ke polisi sebagai korban perampokan yang dibuang di tol.

“Pelaku pada awalnya untuk meyakinkan petugas dan mengaku sebagai korban perampokan,” kata AKP Supriyatin, Sabtu (3/11/18).

Supriyatin memaparkan, awalnya Jumat (2/11/18), sekitar jam 05.30 WIB, Polsek Tambora menerima laporan tentang kasus perampasan mobil Hino Indomart berisi uang tunai sekitar Rp 45 juta menggunakan senpi yang dilaporkan oleh pelaku IK.

Dengan adanya laporan tersebut dan keuletan serta kegigihan anggota Reskrim Tambora, dipimpin Kanit Reskrim AKP Supriyatin dan Kasubnit Iptu Eko Agus S,SH melakulan penyelidikan dan olah TKP serta berkordinasi dengan Jasa Marga dan PJR.

Kemudian sekira jam 07.30 WIB mendapat informasi bahwa mobil box Hino Nopol B 9421CR warna hijau ditemukan oleh PJR Tol Sudiyatno berada di km 18 arah Bandara Soekarno-Hatta.

Selanjutnya tim langsung mengambil barang bukti tersebut. Dengan adanya barang bukti mobil, langsung tim melakukan pra rekonstruksi, mulai dari TKP awal yang dilaporkan hingga tempat korban dibuang oleh pelaku.

“Jadi dari hasil pra rekonstruksi tersebut, kami menemukan beberapa kejanggalan keterangan korban dengan situasi di lapangan, sehingga kami melakukan penyelidikan yang lebih intensif kepada korban,” terangnya.

Kemudian, sambung Supriyatin, Jumat malam, IK akhirnya mengakui bahwa semua laporan atau cerita yang dibuatnya adalah bohong, dan sebenarnya IK dibantu oleh SU mengambil uang yang ada di mobil.

Pelaku merusak gembok dan mengambil uang serta membuang gembok, brankas dan kunci roda di pinggir kali daerah PIK Penjaringan Jakarta Utara. Setelah itu uang disimpan oleh SU dan mobil ditinggalkan di pinggir tol Sudiyatmo km 18 arah bandara.

Lalu pelaku melukai badannya dan merobek baju serta membuat laporan ke Polsek Cengkareng. Namun ditolak, lalu di Polsek Penjaringan ditolak juga, karena TKP bukan di wilayah tersebut, melainkan di wilayah hukum Polsek Tambora yang selanjutnya korban membuat laporan.

“Kepada pelaku bisa dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,” tegas Supriyatin. ●inda siregar

Most Popular

Recent Comments