Minggu, Juni 13, 2021
BerandaBPBD DKI Koordinasi Selalu Dengan BPBD Banten
Array

BPBD DKI Koordinasi Selalu Dengan BPBD Banten

Jakarta, faktapers.id – Pemerintah provinsi DKI Jakarta mengirimkan ambulans untuk membantu proses evakuasi korban tsunami Anyer, Banten.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, korban-korban akan dievakuasi terutama yang membutuhkan penanganan kesehatan.

“Kami sudah mengirimkan ambulans-ambulans dari Jakarta ke Anyer untuk membantu membawa korban dari sana yang memerlukan penanganan kesehatan,” ujar Anies di Pulau Maju, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (23/12).

“Kami saat ini sedang koordinasi dengan pihak BPBD Banten dan Pemprov DKI,” kata Kepala BPBD DKI Jakarta Jupan Royter.

Jupan menyatakan BPBD DKI berkoordinasi secara kontinyu dengan BPBD Banten terkait perkembangan penanganan dan kondisi setelah bencana gelombang tinggi di perairan Banten dan Lampung Selatan itu.

“Saya sudah menghubungi BPBD Banten, menegaskan jika memang butuh bantuan kami akan turun dan meminta mereka untuk tidak segan menghubungi saya,” ujar Jupan.

Pihak BPBD DKI juga telah mendengar informasi mengenai sekitar 20 orang personel RSUD Tarakan Jakarta Pusat, yang tengah berlibur bersama anggota keluarganya di Pantai Carita, Banten.

“Saya sudah koordinasi dengan bu Dwi (Direktur Utama RSUD Tarakan), dan saya akan kirim tim evakuasi bersama tim dari Damkar juga menyusul tim dari Tarakan yang sudah berangkat,” ucap Jupan.

Pihak RSUD Tarakan telah mengirimkan tim untuk evakuasi sekitar 18 orang terdiri dari dokter dan perawat, serta membawa delapan unit mobil ambulans dari rumah sakit dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Sebelumnya, gelombang tinggi tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) pukul 21.10 WIB, diduga karena erupsi Gunung Anak Krakatau, menerjang kawasan pantai di Kabupaten Pandeglang, Serang Banten, dan Lampung Selatan.

Pihak BNPB menyebut kemungkinan jumlah korba akan bertambah mengingat saat ini belum semua daerah terdampak terdata dengan baik. rwd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments