oleh

Dentuman Anak Krakatau, Membuat Tsunami Pantai Anyer  

Banten, faktapers.id – Kejadian Sabtu malam sekitar pukul 21.15 WIB, tiba-tiba air laut di kawasan Pantai Anyer naik dan sejumlah bangunan hotel roboh, kejadian seperti tsunami terjadi.


Akibat peristiwa alam itu, masyarakat yang berada di sekitar lokasi langsung melarikan diri ke tempat tinggi.

Air laut masuk ke dalam hotel Salsa Beach dikawasan karang bolong. Jarak antara permukaan tanah di hotel dengan air laut sekitar 2 meter.

Gerakan air yang naik ke permukaan dengan cepat dengan kecepatan tinggi membuat mobil-mobil pengunjung yang terparkir terombang-ambing dan terseret air laut. Mobil-mobil pun rusak karena terbawa air lantaran menabrak tembok dan pohon.

Tak hanya itu, atap Hotel Salsa Beach, Serang, Banten, roboh. Jendela-jendela jatuh dan kaca berserakan karena pecah.


Menurut saksi mata, sempat terjadi angin yang sangat kencang. Namun, apakah ada gempa atau tidak, belum diketahui.

Hanya saja, suara dentuman dari Gunung Anak Krakatau memang sudah terdengar kencang sejak pagi.


Pihak BMKG dan BNPB sudah memastikan bahwa bencana ini tsunami bukan gelombang tinggi. Baik BMKG maupun BNPB sudah meralat informasi dan juga menghapus postingan di media sosial yang menyatakan bahwa bencana di Banten dan Lampung adalah gelombang tinggi.

BNPB menyampaikan informasi akibat tsunami ini ada 43 orang tewas dan 584 orang luka, serta ratusan rumah rusak. Tsunami ini diduga dipicu letusan Anak Gunung Krakatau. rwd

Komentar

News Feed