Senin, Maret 1, 2021
Beranda Diperkirakan Mencapai Rp.4 Triliun Proyek TOD di Jadeta
Array

Diperkirakan Mencapai Rp.4 Triliun Proyek TOD di Jadeta

Jakarta, faktapers.id – Berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Jakarta, Depok, dan Tangerang, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) membangun rusun

Pembangunan rusun berkonsep TOD ini merupakan bentuk dari sinergi BUMN. Kami bekerja sama dengan tanah-tanah yang idol. Dan kami membangun TOD di atas stasiun yang mudah akses transportasinya, ujar Direktur Utama Perumnas Bambang Triwibowo di Jakarta, Kamis (6/12) malam.

Pembangunan hunian terintegrasi di kawasan Jakarta, sambungnya, dikembangkan di Stasiun Tanjung Barat, yang dimulai sejak tahun lalu.

Kami membangun 1.200 unit, namun terdapat 1.700 pembeli yang antusias. Kami menyiapkan untuk komersial, tempat makan, laundry, dan lain sebagainya.

Semua terintegrasi jadi satu, ucapnya. Bambang mengatakan bahwa hunian terintegrasi mempermudah akses ke transportasi massal, sehingga dapat mengurangi macet dan membantu pemerintah dalam upaya mengurangi polusi di kawasan Jabodetabek. TOD di Tanjung Barat sudah mulai pembangunan struktur, diikuti selanjutnya juga di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok, ujarnya.

Selanjutnya, hunian serupa juga akan dibangun di Tangerang pada tahun ini. Rencananya pada 10 Desember besok, kami melakukan groundbreaking TOD di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang, imbuhnya.

Ia menyatakan, Nilai investasi proyek TOD di tiga stasiun tersebut adalah Rp4 triliun. Rencananya akan selesai pada 1 tahun 6 bulan atau 1 tahun 7 bulan ke depan.

Selain itu, lanjut Bambang, Perumnas berencana mengembangkan TOD di pasar dengan menggandeng PD Pasar Jaya. Kami berencana membangun TOD di Pasar Cempaka Putih dan Grogol. Namun, rencana ini dalam perjalanan dalam urusan perizinan, pungkasnya. rwd

Most Popular

Recent Comments