Senin, Maret 8, 2021
Beranda Gedung Granadi Dijaga Polisi dan Masa Pencinta HM Soeharto
Array

Gedung Granadi Dijaga Polisi dan Masa Pencinta HM Soeharto

Jakarta, faktapers.id – Massa yang tergabung dalam Pencinta HM Soeharto mulai berdatangan ke Gedung Granadi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (17/12).

beberapa pria berbadan tegap dan kekar sudah mulai berjaga-jaga di depan lobby bangunan yang berwarna putih hijau tersebut.

Salah satu dari mereka ada yang menggunakan baju bertuliskan “Brigade HMS Indonesia”.
Jumlah polisi yang berjaga mencapai sekitar 50 orang. Mereka datang menumpang dua kendaraan dan berjaga tepat di halaman Gedung Granadi.

Kelompok massa yang menamakan diri Komite Penyelamat Asset Negara berencana menggelar unjuk rasa di gedung tersebut. Mereka bermaksud mendukung pemerintah untuk menyita dan mengambil aset negara yang masih dikuasai yayasan dan anak keturunan Soeharto.

Orang-orang yang dianggap tidak berkepentingan, termasuk awak media tidak boleh masuk ke dalam area gedung. Para wartawan hanya boleh berada di luar pagar.

Selain beberapa pria yang hampir semuanya memakai pakaian warna hitam tersebut. Sudah bersiap pula sekitar satu peleton aparat kepolisian di dalam area gedung.

Dari informasi yang diterima oleh redaksi, seribuan massa dari Komite Penyelamat Asset Negara kini tengah bersiap dari di Tugu Proklamasi.

Rencananya mereka akan konvoi menuju Gedung Granadi untuk menyuarakan agar pemerintah segera menyita semua aset Soeharto, keturunan dan kroni-kroninya. Gedung Granadi sendiri merupakan aset dari Yayasan Super Semar yang sudah disita Kejaksaan Agung.

Adapun massa Pencinta HM Soeharto, berdasarkan agenda yang diterima pula, mereka akan bersiap untuk melakukan penghadangan atas aksi demo penyitaan aset Gedung Granadi yang akan dilakukan oleh Komite Penyelamat Asset Negara.

Sebelumnya penyitaan Gedung Granadi dari Yayasan Supersemar dilakukan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hal ini merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Agung (MA) atas gugatan Kejaksaan Agung terhadap Yayasan Supersemar milik Keluarga Cendana.

Gugatan MA itu dilalukan secara perdata pada 2007 atas dugaan penyelewengan dana beasiswa. rwd

Most Popular

Recent Comments