Senin, Juni 21, 2021
BerandaJalan Ke Bentian Besar Rusak Parah
Array

Jalan Ke Bentian Besar Rusak Parah

Kutai Barat, faktapers.id – Hingga saat ini kerusakan jalan ke beberapa kampung di Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim), mengalami kerusakan sangat parah.

Seperti telah diberitakan terdahulu oleh faktapers.id, sejumlah kampung di Kecamatan Bentian Besar yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tersebut, nyaris belum ada perhatian serius dari pemerintah.

“Kami sangat berharap pemerintah pusat, Pemprov Kaltim, dan Pemkab Kubar segera meninjau kondisi ini. Bahkan kami minta pemerintah untuk segera memperbaikinya,” jelas Yohanes Traksin, salah satu putra daerah Bentian Besar kepada Harian Fakta dan faktapers.id, Kamis (27/12) di Kampung Muara Lawa.

Menurutnya, semula akses Trans Kalimantan melintas dua provinsi itu merupakan badan jalan yang beraspal rapi. Namun seiring datangnya perusahaan perkebunan kelapa sawit, membuat aspal terkelupas dan kini jalan rusak berlumpur. Dia menyebut, perusak utama jalan ini karena menjadi lintasan banyaknya truk angkutan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan kayu.

“Kerusakan parah yaitu dari Akses Trans Kaltim di Simpang Kalteng ke Kecamatan Bentian Besar, hingga lima kampung yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalteng, semakin hari semakin parah kerusakannya,” urai Yohanes.

Begitu pula dipaparkan warga Bentian Besar lainnya, Avensius Roni (47). Menurutnya, kerusakan jalan penghubung dua provinsi itu sudah lama terjadi. Terparah adalah sejak pertengahan tahun ini. Tapi tidak ada respon dari pemerintah bahkan perusahaaan perkebunan kelapa sawit.

“Seluruh perusahaan yang beroperasi didaerah ini tidak ada perhatian dan konstribusi sama sekali. Apabila kondisi jalan ini tidak diperhatikan maka kondisi daerah ini akan semakin terasa terisolir,” kata dia.

“Apakah karena kami masyarakat Bentian Besar dianggap masyarakat yang tidak memiliki sumberdaya manusia yang memadai sehingga dianggap remeh sama pemerintah,” tandasnya bernada tanya.

Kepada Harian Fakta dan faktapers.id, sejumlah warga Kecamatan Bentian Besar mengatakan, jika hingga peghujung tahun ini tidak ada respon dari pemerintah provinsi untuk memperbaiki akses tersebut, maka warga akan mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo.

“Dengan surat terbuka kepada presiden, sebagai upaya agar ada respon nyata perbaikan dilapangan,” ungkap Tersius (35) mewakili puluhan warga Kecamatan Bentian Besar.

Sebelumnya kepada sejumlah wartawan, tokoh pemuda Bentian Besar, Charles, juga mengeluhkan jalan Trans Kalimantan tersebut yang kini didominasi lintasan produksi perusahaan perkebunan kelapa sawit. Dia menyebut kerusakan badan jalan serta jalan licin akibat setiap hari ditumpahi oleh Crude Palm Oil (CPO) atau minyak mentah sawit.

“Kalau perusahaan tidak mau turut peduli, jangan lintasi jalan umum lagi. Karena yang menderita adalah masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan mengatakan, jalan ke Bentian Besar merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi. Iyd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments