Jumat, Juni 25, 2021
BerandaJKN-KIS, Tidak Dibedakan dengan Pasien yang Membayar Umum
Array

JKN-KIS, Tidak Dibedakan dengan Pasien yang Membayar Umum

Jakarta, faktapers.id – Lyndya Nureti membuka ceritanya dengan mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah membantu biaya perawatan rawat inap di rumah sakit bagi kedua anaknya.

Menurut Lyndya, kedua anaknya yang sakit pada waktu bersamaan tersebut akan membutuhkan banyak sekali biaya jika Lyndya harus membayar secara pribadi tanpa bantuan BPJS Kesehatan.

“Waktu itu Saya sangat bersyukur sekali karena anak-anak Saya dapat berobat dengan lancar dan kami tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan sama sekali,” buka Lyndya.

“Saya dan keluarga sangat bersyukur karena telah dibantu oleh BPJS Kesehatan
pada saat anak-anak saya sakit. Saya tidak tahu bagaimana jadinya keluarga saya
jika tidak dibantu oleh BPJS Kesehatan”

Lyndya menceritakan bahwa anaknya yang ketiga, Erlangga dirawat di Rumah Sakit Sulianti Saroso selama kurang lebih selama satu minggu yaitu sejak tanggal 1 April 2018 – 12 April 2018. Pada saat itu Erlangga dirawat di IGD, ICU, HCU, dan ruang rawat anak karena penyakit demam berdarah yang pada saat itu menyerangnya.

“Pada saat itu Saya sangat khawatir dengan keadaan Erlangga karena panasnya sangat tinggi dan badannya seperti lemas tidak bertenaga”, cerita Lyndya.

Pada saat dirawat, dokter memberitahu Lyndya bahwa trombosit Erlangga sangat sedikit dan Lyndya juga sedih melihat anaknya tidak bisa bicara, lemas dan tidak bisa menggerakkan tangannya.

“Untung saja anak Saya ditangani dengan cepat oleh dokter baik waktu di IGD maupun pada saat di ruang rawat HCU dan ICU” ucap Lyndya dengan penuh syukur.

Pada jeda waktu yang tidak lama Natasya, anak pertama Lyndya juga dirawat di Rumah Sakit Sulianti Suroso karena demam berdarah. Pada saat itu kondisi Natasya saat itu tidak separah Erlangga. Jadi Natasya tidak perlu dirawat di ruang HCU maupun ICU seperti Erlangga.

“Bahkan Natasya keluar dari rumah sakit lebih cepat daripada Erlangga”, kenang Lyndya.

Lyndya meyatakan bahwa ini bukan pertama kali bagi keluarganya untuk memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Pada tahun 2017, Erlangga juga mengalami panas tinggi dan dirawat di Rumah Sakit Sulianti Saroso.

“Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada keluarga kami di rumah sakit ini sangat baik dan kami tidak merasa dibedakan dengan pasien yang membayar umum, sehingga jika kami membutuhkan penanganan yang cepat dan baik kami akan menuju ke sini dengan membawa KIS kami”, ungkap Lyndya.

“Saya dan keluarga Saya berharap Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan dapat terus berjalan dan membantu masyarakat yang membutuhkan seperti kami. Sehingga kami tidak perlu lagi khawatir maupun cemas jika kami membutuhkan biaya untuk berobat” tutup Lyndya.inda

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments