Selasa, Juni 15, 2021
BerandaJokowi: Hati-hati dan Waspada, Itu Saja
Array

Jokowi: Hati-hati dan Waspada, Itu Saja

Jakarta, faktapers.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (24/12), mengunjungi sejumlah lokasi terdampak tsunami Selat Sunda di Pandeglang.

Jokowi tiba di Pandeglang sekitar pukul 09.30 WIB dengan menggunakan helikopter TNI AU. Setiba di lokasi, Presiden dan rombongan menuju hotel Mutiara dan Villa Stefani Carita.

Di lokasi itu, Jokowi juga memantau posko pengungsian. Kepada wartawan, Jokowi menghimbau warga di sekitar Selat Sunda tetap berhati-hati dan siaga, karena kondisi Gunung Anak Krakatau yang aktif dan berstatus waspada (level II).

“Ya, hati-hati dan waspada, itu saja,” kata Jokowi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Anak Krakatau pada Senin dini hari berada pada Waspada (Level II) dengan rekomendasi masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekat dalam radius dua kilometer dari kawah.

Selama periode pengamatan 23 Desember 2018, pukul 00.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB, visual gunung terlihat jelas hingga kabut dengan skala 0-III. Gunung Anak Krakatau juga mengalami kegempaan tremor atau getaran terus dengan amplitudo 10-58, dominan 25 mm.

Diduga akibat erupsi gunung api di dalam laut ini pada Sabtu (22/12) malam menjadi pemicu tsunami di Selat Sunda karena material yang berguguran ke laut.

Sebelumnya, pagi tadi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah korban tewas akibat tsunami Selat Sunda mencapai 281 orang. Sementara, 1.016 lainnya mengalami luka-luka, dan 57 orang masih dinyatakan hilang.

“Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga Senin (24/12/2018) pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi. Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak,” ungkap Kepal Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, lewat keterangan tertulisnya, Senin (24/12).

Korban dan kerusakan tsunami Selat Sunda ini terdapat di lima kabupaten yakni Pandeglang, Serang (Provinsi Banten); serta Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran (Provinsi Lampung). fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments