Sabtu, Februari 27, 2021
Beranda Kampung Muara Ohong Dilanda Angin Puting Beliung
Array

Kampung Muara Ohong Dilanda Angin Puting Beliung

Kutai Barat, faktapers.id – Bencana alam angin Puting Beliuang melanda permukiman masyarakat di Kampung Muara Ohong, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (7/12) sekira pukul 19.30 WITA malam.

Meski tidak ada korban jiwa, namun puluhan unit rumah warga roboh dan beberapa warga mengalami luka ringan akibat ditimpa runtuhan bangunan rumah akibat terpaan dahsyatnya angin puting beliung itu.

“Benar telah terjadi angin puting beliung yang merobohkan beberapa bangunan rumah dan juga rumah ibadah di Kampung Muara Ohong. Kami bersama personel dan sejumlah pihak terkait sedang berada

dilapangan guna mendata kondisi kerusakan yang terjadi. Tidak ada korban jiwa, hanya beberapa warga yang mengalami luka ringan,” beber Kapolsek Jempang AKP Toni Joko Purnomo SH yang dihubungi harian ini via seluler, Sabtu (8/12) pagi.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar, Jenton membenarkan bahwa bencana alam angin puting beliung telah memporak-porandakan puluhan unit bangunan rumah penduduk termasuk 1 rumah ibadah di Kampung Muara Ohong.

“Yaitu dikawasan permukiman penduduk RT 02 Jalan Tarbiyah, dan RT 03 Jalan P Antasari. Dampak kejadian terdiri 1 rumah roboh, kemudian 3 rumah apung (rakit) juga roboh, 9 rumah rusak berat, serta 1 rumah ibadah (Musala) rusak. Termasuk 2 rumah walet roboh , dan 3 rumah walet 3 rusak berat,” urainya.

Jenton menambahkan, meski tidak ada korban jiwa, tetapi 3 warga mengalami luka ringan akibat tertimpa runtuhan rumah. Sedikitnya 18 kepala keluarga terdiri 71 jiwa warga Muara Ohong kehilangan tempat tinggal, dan saat ini memerlukan bantuan. Dia menuturkan, BPBD Kubar telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Pemkab Kubar.

“BPBD segera menurunkan perbantuan, utamanya tenda-tenda untuk pengungsian sementara bagi warga dan juga perbantuan darurat sembako. Karena dari 18 KK tersebut terdapat 1 bayi, 3 balita, serta 14 anak sekolah,” urainnya.

“Saya telah lakukan koordinasi dengan sejumlah OPD terkait dan juga Pemkab Kubar. BPBD akan segera turunkan bantuan cepat,” tandas Jenton. iyd

Most Popular

Recent Comments