Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Langgar Etika, BK DPD: Tak Hanya Punishment Tapi Juga Reward
Array

Langgar Etika, BK DPD: Tak Hanya Punishment Tapi Juga Reward

Jakarta, faktapers.id – Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI gelar Fokus Group Discussion (FGD), Selasa (11/12).

Di kesempatan itu terungkap, penegakan etika penting dalam tugas kewenangan kelembagaan DPD.

Saat membuka FGD untuk Penegakan Etika, Kehormatan dan Citra DPD RI, di Universitas Sultan Agung Tirtayasa, Serang Banten, Ketua BK DPD RI, Mervin Sadipun Komber menegaskan, dalam rangka melaksanakan peraturan perundang-undangan terkait tugas kewenangan DPD, penegakan etika menjadi hal yang penting.

“Kami (BK DPD) tidak hanya memberikan sanksi atau punishment jika ada etika atau aturan yang ada di dalam tata tertib dan tata beracara DPD RI dilanggar oleh anggota, akan tetapi kami juga memberikan reward penilaian atas kerajinan dan kinerja anggota DPD RI, kami sangat terbuka bahkan kami umumkan secara resmi pada sidang paripurna, ini tidak ditemui oleh lembaga lainnya,” sebut Mervin dalam siaran pers Bagian Pemberitaan DPD, Selasa (11/12).

Ungkapnya, salah satu hambatan dalam menangani kasus pelanggaran terhadap kode etik adalah ketika ada anggota yang terkait dengan kasus hukum, maka BK harus mengambil sikap menunggu sampai kasus hukum tersebut selesai, agar tidak mencampuri wilayah hukum.

“Kami BK bekerja di wilayah etik, jangan sampai kami menggangu dan ikut campur dalam proses hukum ketika ada anggota yang sedang tersangkut masalah hukum, maka jika terjadi kasus anggota yang terkait hukum kami menunggu agar kasus tersebut selesai, sambil mengumpulkan bukti-bukti, setelah kasus hukum selesai barulah kami bekerja di wilayah etiknya kami kumpulkan bukti, kumpulkan saksi-saksi dan menggelar sidang etik sesuai dengan proses di Badan Kehormatan,” urainya.

Mervin yang merupakan senator Papua Barat ini berujar, BK DPD sangat terbuka dan bekerja semaksimal mungkin menuntaskan semua laporan tanpa pandang bulu yang masuk dari masyarakat, ataupun dari anggota.

“Setiap laporan yang masuk tanpa pandang bulu akan kami proses sesuai tata cara kami di badan kehormatan, bahkan jika laporan itu terkait dengan pimpinan sekalipun, kami akan menyelesaikan secara profesional,” tegasnya. oss

Most Popular

Recent Comments