Kamis, Juli 29, 2021
BerandaMPR: Media Jangan Berpihak
Array

MPR: Media Jangan Berpihak

Jakarta, faktapers.id – Sebagai pilar penting demokrasi, media masa dapat melaksanakan tugasnya dengan tidak memihak. 

Demikian Ketua ungkap MPR RI, Zulkifli Hasan saat memberikan kata sambutan pada acara  Refleksi Akhir Tahun Kinerja MPR, DPR dan DPD” dan pengukuhan pengurus baru Koordinatoriat Wartawan Parlemen Periode 2018-2020 di Media Center/Pressroom, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/12).

“Di tahun politik rakyat, publik mengharapkan media tetap melaksanakan tugasnya sebagai pilar penting demokrasi, tentu tidak berpihak. Saya selalu mengatakan media di mana-mana itu berpihak itu terkadang biasa saja tetapi kalau sudah menjadi tim sukses jadi sulit, saya kira pemilik perlu mendapat informasi yang seimbang,” urai Zulkifli.

Kemudian, lanjut dia, reformasi 20 tahun  tentu banyak yang berhasil tapi ada juga yang belum. “Sebagai  bangsa kita bersyukur dalam refleksi akhir tahun hari ini sudah banyak capaian-capaian, tentu juga ada kekurangan yang perlu kita sempurnakan,” ujar Zulkifli.

Ketum PAN ini menilai, masuk ketahun politik, Desember berarti  tinggal 3 bulan lagi Indonesia akan dapat DPR, presiden yang terpilih. “Kita tahu  Pemilu seperti ini adalah pilihan demokrasi yang disepakati setelah kita amendemen. 

Dulu MPR sebagai kedaulatan rakyat paling tinggi, makanya presiden sebagai mandataris. Setelah amandemen kedaulatan kekuasaan langsung rakyat  yang punya, itu  mekanisme,  cara kita menentukan pilihan,  tetapi tujuan kita Indonesia merdeka tetap dan tujuan kita berbangsa tetap, tidak ada perubahan apa pun,” papar Zulkifli.

“Merdeka bersatu,  jadi kita ini ada untuk bersatu , bersatu agar bisa berdaulat,  berdaulat agar bisa berlaku adil, berlaku adil agar Indonesia setara,  itulah tujuan mereka,  keadilan sosial bagi seluruh Indonesia,” sambungnya.

Zulkifli menegaskan, Pileg dan Pilpres bukan untuk memecah-belah, tetapi untuk bersatu,  untuk menyatukan. 

“Oleh karena itu MPR selalu selalu mengkampanyekan mari kita menghadapi pemilu ini dengan pemilu  yang penuh persahabatan, pemilu yang damai, pemilu yang menggembirakan,  kalau dikemas satu kalimat Friendly Competition,” ucapnya.

Karenanya, dia mengajak para insan  media membangun bersama , agar 3-4 bulan ini bisa hadirkan suasana perdamaian dan persahabatan, kompetisi yang bersahabat sehingga rakyat menjadi adem. 

“Pilihan boleh beda, partai boleh beda tetapi merah putih kita sama,” imbuh Zulkifli.  (OSS)

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments