Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Muqowam: Generasi Milenial Harus Kuasai Teknologi Informasi
Array

Muqowam: Generasi Milenial Harus Kuasai Teknologi Informasi

Bengkulu, faktapers.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Akhmad Muqowam mengungkapkan, arus teknologi informasi merupakan tantangan bagi generasi milenial. Karenanya, harus dikuasai.

Ia menilai, arus informasi kini tak terbendung lagi. Dengan melesatnya kemajuan dalam teknologi informasi menjadi tantangan generasi millenial untuk memilah dan memilih informasi yang benar. Ia pun mengajak generasi muda untuk berjalan beiringan menghadapi tantangan teknologi informasi yang semakin berkembang dengan cara memahami dunia digital.

“Tidak bisa tidak, harus menjadi bagian masyarakat global tahu pengetahuan teknologi dan komunikasi,” ujar Muqowam saat memberikan kata sambutan dalam acara Diskusi Millenial

Acara ini bertema “Internalisasi Islam Ahlusunnah Waljama’ah Dalam Membentuk Kader Mujahid Untuk Menghadapi Tantangan Global” di Curup, Bengkulu, Kamis (13/12). Hal ini mengemuka dalam rilis Bagian Pemberitaan DPD RI, Kamis (13/12). Acara ini juga dihadiri oleh Anggota DPD RI dari Bengkulu yaitu Muhammad Saleh dan Eni Khairani.

Muqowam mengingatkan pula, pengetahuan yang tinggi khususnya dalam hal teknologi informasi harus diikuti dengan pendidikan moral dan agama, sehingga nantinya tidak dimanfaatkan untuk hal-hal yang negatif. Sebagai salah satu organisasi islam, ia berharap para mahasiswa untuk menerapkan islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin yaitu memberi rahmat bagi keseluruhan alam, apalagi mengingat Indonesia adalah negara yang besar dan beragam.

“Ada empat ajaran islam yang harus diterapkan yaitu sikap moderat, seimbang dalam segala hal, adil dan toleran. Bagaimana kita mampu memahami, menghayati islam yang benar, Islam seperti itulah yang perlu dikembangkan bagi seluruh umat islam di seluruh Indonesia,” cetusnya.

Dalam kesempatan yang sama Senator Bengkulu Muhammad Saleh mengatakan bahwa untuk mengatasi tantangan global mahasiswa harus meningkatkan kapasitas pribadi masing-masing. Ada dua hal yang menjadi perhatian yaitu peningkatan kapasitas intelektual dan integritas karakter.

Untuk meningkatkan kapasitas intelektual, lanjut M. Saleh mahasiswa diharapkan mengisi waktunya dengan belajar, beribadah dan berorganisasi.

“Kalian akan menjadi pemimpin, sebelumnya bangun dulu kapasitasnya, kita revolusi diri kita sendiri, kalau berpendidikan tidak akan gampang dipengaruhi dan gampang terombang ambing”, seru M.Saleh di depan ribuan mahasiswa.

Sedangkan untuk meningkatkan integritas karakter, M.Saleh mengatakan bahwa karakter bangsa Indonesia sudah hebat, sehingga tidak perlu belajar ke bangsa lain.

“Jadi marilah kita rawat republik ini dengan cara dua hal tadi”, tutup Saleh. oss

Most Popular

Recent Comments