Kamis, Juni 17, 2021
BerandaPenjaminan Mutu Pendidikan Melalui Akreditasi
Array

Penjaminan Mutu Pendidikan Melalui Akreditasi

Jakarta, faktapers.idLANDASAN FILOSOFIS, Sesuai fungsinya, sekolah dan/atau madrasah merupakan lembaga pendidikan yang mempunyai peran yang sangat penting di dalam pembangunan bangsa, yang akan mewarnai profil masyarakat dan atau mewarnai mutu SDM bangsa kita ini.

Fungsi dan tanggung jawab sekolah tidak hanya pada pengembangan kecerdasan dan keterampilan kerja semata, tetapi juga menyangkut nilai-nilai moral dan harga diri bangsa. Oleh karena itu penyelenggaraan sekolah hendaknya dilakukan dengan sebaik-baiknya, yang harus dikelola secara serius oleh tenaga-tenaga professional yang memang menguasai keilmuan pendidikan maupun tata aturan penyelenggaraan sekolah.

Sebagaimana disebutkan di dalam Undang-Undang RI no.20, th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu, yang berarti bahwa misi Pendidikan nasional antara lain mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sehubungan dengan itu maka seluruh satuan pendidikan baik pendidikan yang dikelola pemerintah maupun pendidikan yang dikelola masyarakat, baik pendidikan keagamaan maupun pendidikan umum, semuanya dituntut untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikannya secara serius dan selalu berupaya untuk meningkatkan mutunya.

Jangan sampai terjadi adanya satuan pendidikan yang karena ketidak seriusannya dalam menyelenggarakan pendidikan telah merugikan masyarakat penggunanya.
Peningkatan mutu pendidikan di Indonesiatelah diupayakan untuk dilakukan secara terpadu dengan memperhatikan segala aspek yang ada serta mengarah kepada pemenuhan standar pendidikan yang telah ditetapkan.

Adapun standar pendidikan dimaksud adalah sebagaimana ketetapan dalam Undang-Undang RI, Peraturan Pemerintah, maupun peraturan Menteri, tentang Standar Nasional pendidikan, yang jabarannya terdiri dari 8 (delapan) standar pendidikan.
Agar dapat mendorong, menjamin dan mengendalikan mutu pendidikan menuju penyelenggaraan pendidikan yang bermutudiperlukan adanya proses penilaian kelayakan terhadap sekolah/ madrasah yaitu dengan melalui proses AKREDITASI.

Adapun lembaga yang melaksanakan proses akreditasi terhadap sekolah/madrasah itu adalah Badan Akreditasi Nasional Sekolah/madrasah (BAN-S/M) yaitu lembaga mandiri dan profesional yang dibentuk oleh Pemerintah.
Selain adanya BAN S/M tersebut di atas, Pemerintah juga telah membentuk Badan Areditasi Nasionan Perguruan Tinggi (BAN PT) dan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Non Formal (BAN PNF), yang ketiganya memiliki tugas di bidangnya masing-masing.

MAKSUD AKREDITASI

Tentang maksud diadakannya akreditasi terhadap sekolah dan/atau madrasah dapat kita ketahui antara lain dari isi ketetapan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003, pada pasal 60, butir (1) dan (2) yang berbunyi:

(1) Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.

(2) Akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Sejalan dengan itu terdapat pula ketentuan lainnya yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pada pasal 86, sebagai berikut:

(1) Pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan.

(2) Kewenangan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1 ) dapat pula dilakukan oleh lembaga mandiri yang diberi kewenangan oleh Pemerintah untuk melakukan akreditasi.

(3) Akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai bentuk akuntabilitas publik dilakukan secara obyektif, adil, transparan, dan komprehensif dengan menggunakan instrumen dan kriteria yang mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan.

Artinya, akreditasi terhadap sekolah dan/atau madrasah adalah suatu kegiatan penilaian yang dilakukan secara komprehensif terhadap tingkat kelayakan satuan atau program pendidikan, yang prosesnya dilakukan secara berkala dan terbuka dengan menggunakan acuan 8 (delapan) standar pendidikan.

Hasil dari proses akreditasi tersebut selanjutnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan bagi sekolah/madrasah yang bersangkutan, dengan tujuan untuk membantu dan memberdayakan sekolah/madrasah, atau program yang ada pada SMK agar mampu mengembangkan sumber daya dalam mencapai tujuan pendidikan nasional.

Dalam pelaksanaan akreditasi hingga penerbitan sertifikat pengakuan dan peringkat kelayakannya menjadi tugas dan wewenang Badan Akreditasi Nasional sekolah/madrasah ( BAN-S/M), sebagai badan yang independen.

PENJAMINAN MUTU

Terdapat dua macam penjaminan mutu terhadap proses dan hasil pendidikan, yaitu penjaminan mutu yang dilakukan secara INTERNAL dan penjaminan mutu secara EKSTERNAL. Adapun pihak yang bertanggung jawab dalam melaksanakan penjaminan mutu internal adalah Satuan Pendidikan yang bersangkutan sendiri, pihak Dinas Pendidikan, Kemdikbud dan juga Kemenag . Sedangkan untuk penjaminan mutu eksternal bagi sekolah/madrasah dilakukan oleh BAN-S/M melalui program akreditasi.

BAN S/M dibentuk selain untuk melakukan penjaminan mutu yang dimaksud juga untuk melakukan upaya pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan tuntutan Standar Nasional pendidikan (SNP) dengan melalui kegiatan evaluasi, akreditasi, dan sertifikasi (PP 19/2005 pasal 2 ayat 2).

Agar program penjaminan mutu tersebut dapat berlangsung efektif, diperlukan adanya perencanaan, pelaksanaan, dan manajemen yang bermutu. Artinya, perangkat atau instrumen-Instrumen akreditasi yang digunakan, para asesor yang ditugaskan, sistem pengelolaannya, langkah-langkah pelaksanaannya, tentu semuanya juga harus diupayakan bermutu.

Dari hasil kegiatan akreditasi tersebut maka BAN S/M berkewajiban untukmenyusun rekomendasi yang berupa rekomendasi penjaminan mutu pendidikan yang disampaikan kepada pihak satuan pendidikan yang bersangkutan, kepada Pemerintah, dan pemerintah Daerah.

MANFAAT

Bahwa adanya kegiatan akreditasi akan bermanfaat bagi banyak fihak, terutama oleh sekolah/madrasah maupun oleh pemerintah.

Manfaat dari hasil akreditasi tersebut antara lain adalah: (1) sebagai acuan dalam upaya peningkatan mutu dan rencana pengembangan sekolah/madrasah: (2) untuk umpan balik dalam usaha pemberdayaan dan pengembangan kinerja warga sekolah/ madrasah: (3) memberi motivasi agar sekolah/madrasah terus meningkatkan mutu pendidikan secara bertahap, terencana, dan kompetitif: (4) sebagai bahan bahan informasi bagi sekolah/madrasah untuk mendapatkan dukungan/pembinaan dari pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta: dan (5) sebagai acuan bagi lembaga terkait dalam mempertimbangkan kewenangan sekolah/ madrasah sebagai penyelenggara ujian nasional.

Fihak satuan pendidikan atau sekolah/madrasah beserta pemangku kepentingan dan fihak-fihak lain yang terkait tentunya akan dapat menggunakan hasil akreditasi itu sebagai dasar dan bahan untuk melakukan evaluasi diri, yaitu sebagai informasi yang dapat dipercaya tentang tingkat kinerja dan perkembangan kemajuan lembaga mereka masing-masing.

Mengingat pentingnya pelaksanaan akreditasi sebagai salah satu upaya untuk menjamin dan mengendalikan mutu pendidikan yang diselenggarakan sekolah/madrasah, maka pelaksanaan akreditasi tersebut hendaknya dilaksanakan secara serius, teliti, obyektif, adil, dan bertanggungjawab.
Semoga bermanfaat. fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments