Selasa, Juni 15, 2021
BerandaPerihal Pengaturan Skor, Sekjen PSSI Diperiksa Polisi
Array

Perihal Pengaturan Skor, Sekjen PSSI Diperiksa Polisi

Jakarta, faktapers.id – Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Sekjen PSSI) Ratu Tisha Destria terkait kasus dugaan pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola, diperiksa Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Dittipidkor Bareskrim) Polri , Jumat (21/12).

Bersama empat sosok lainnya Ia diperiksa yakni Manajer Madura FC Januar Herwanto, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Berlington Siahaan, Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Richard Sambera, dan Sekjen BOPI Andreas Marbun.

“Pemanggilan beberapa orang, hari ini dipanggil lima orang,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dia menerangkan pemeriksaan dilakukan karena lima orang tersebut diduga memiliki informasi dan mengetahui seputar skandal pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola. Lima orang itu, lanjutnya, diduga memahami mekanisme dan standar operasional prosedur dalam pertandingan sepak bola.

Selanjutnya, kata Dedi, penyidik juga telah menjadwalkan pemeriksaan sebanyak tujuh orang lainnya pada pekan depan, 26-28 Desember mendatang.

Namun, ia belum mau membeberkan nama tujuh orang yang akan dipanggil pekan depan itu.

Isu skandal pengaturan skor di pertandingan sepak bola kembali muncul ke publik setelah diembuskan oleh Januar. Ia mengaku pernah ditawari sejumlah uang oleh anggota komite eksekutif (exco) PSSI, Hidayat, agar mengalah dengan PSS Sleman di Liga 2.

Hidayat pun memutuskan mundur dari Exco PSSI. Komdis PSSI pun hanya melayangkan sanksi larangan beraktivitas di sepak bola selama tiga tahun.

Ia juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp150 juta. Selain itu, Hidayat juga tidak diperkenankan memasuki stadion selama dua tahun. rwd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments