Kamis, Februari 25, 2021
Beranda Ratusan Pecinta Batu Akik Pandan Hadiri Milad Ke IV Pantang
Array

Ratusan Pecinta Batu Akik Pandan Hadiri Milad Ke IV Pantang

Tangerang, faktapers.id – Pecinta Batu Akik dan Para Kolektor Pandan, hadir dalam acara Milad Pecinta Batu Akik Pandan Tangerang (PANTANG), di Lapangan GOR Jalan A. Dimyati, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang.

Turut meriahkan kegiatan ke- IV milad Pantang, ratusan pecinta atau penggemar yang terdiri dari komunitas Pantang dan kolektor dari Jabodetabek, dengan berbagai pagelaran budaya serta kontes batu akik kelasifikasi pandan serta pagelaran musikalisasi yang menambah kemeriahan dalam acara tersebut.

Para kolektor pun dapat tangsung membeli batu akik pandan yang disuguhkan lapak-lapak pandan yang juga memadati acara tersebut, serta para tamu yang hadir dapat menggalih pengetahuan tentang batu akik pandan.

Pasalnya, pecinta batu pandan itu pun tak hanya menarik minat masyarakat biasa, namun pecinta batu pandan diapresiasi dengan kehadiran Ratu Bagus Hendra Bambang Wisageni Sultan dari Kesultanan Banten, Pangeran Raden Heru Rusyamsi Arianataredja (Pangeran Kuda Putih) dari Santana Kesultanan Cirebon, Ki Dalang Raden Mustaya Arianatadiredja Budayawan Banten dan Cing Gondrong, Guru Besar Debus Kota Tangerang.

Ketua dan pendiri Pantang serta penanggung jawab dalam acara Anniversary yang ke-IV, Leboh Harun mengatakan, Rangkaian acara hari ini biasa tiap tahun diselenggarakan dan ini yang ke IV. Ini diselenggarakan guna mempererat tali silaturahmi antar pecinta batu akik pandan dengan menghadirkan berbagai pagelaran seni dan budaya lokal.

“Jadi kita itu Keluarga besar pandan Tangerang, awal mulanya komunitas batu yang punya misi dan visi sama untuk menjaga budaya dan sekarang kita mengadakan acara Pantang, tadi hadir dari ketua disbudpar Ibu Haji Rina, Wakil Kapolres dari Kesultanan Banten terus. Kita juga menggelar budaya dari Betawi, dari Sunda kayak debus, Silat Seliwa, Beksi sama pagelaran musik KPJ akustik gitar,” ujar Leboy Harun.

Selain Kedatangan pecinta atau komunitas Pantang sendiri, juga banyak dihadiri dari luar kota dan daerah untuk memeriahkan acara dengan nilai budaya dalam Anniversary Komunitas Pandan Tangerang (Pantang).

“Alhamdulillah karena acara ini berniat ingin silaturahmi banyak yang hadir dari luar  dan dari se-jabodetabek, Jogja, Bandung, Palembang, Lampung, Pekanbaru, Bali, pokoknya tujuh ratus silih berganti.

Harapannya dalam perjalanan pantang yang ke IV, kita masih belum merasa dilihat oleh pemerintah Kota Tangerang dan di diakui karena memang rada ribet kalau kita nggak punya channel ke situ, jadi saya berharap intinya pemerintah Kota Tangerang Mau merangkul Seperti anak muda yang ngejaga Lestari budaya, mudah-mudahan pecinta batu semakin ramai lagi dan pendapatan semakin banyak, jadi ekonomi rakyat itu bisa kita kembangkan dari situ. Dan mudah-mudahan pantang makin jaya, karena saya juga lumayan sudah berjalan tempat tahun ini, dan makin Solid, makin kompak dan nggak ada ego,” tambah Leboy.

Pangeran Raden Heru Rusyamsi Arianataredja (Pangeran Kuda Putih) dari Santana Kesultanan Cirebon mengatakan, acara Pantang luar biasa. Karena, mampu menjaga dan melestarikan nilai luhur budaya yang ada di daerah maupun di nusantara. Semoga pantang bisa memberikan nilai lebih dan membuat event-event besar tidak hanya di Indonesia namun harus mampu go-Internasional.

“Hari ini saya diundang di komunitas pantang di gor Kota Tangerang. Dimana cara ini merupakan sangat luar biasa, salah satu budaya ini yang merupakan salah satu aset Nusantara peninggalan alam yang menjadi sebuah kekayaan di Indonesia dan apresiasi sekali acara ini terselenggara mudah-mudahan banyak generasi-generasi muda yang lebih peduli lagi atas peninggalan-peninggalan budaya leluhur yang kian lenyap dari pengetahuan dan perhatian.

Sebelum kita mempelajari seni dan budaya kita harus mengetahui dan memperdalam sejarah leluhur-leluhur kita. Dan kita harus memulai dari mendalami sejarah maka akan rasa seni dan budaya yang ditinggalkan dari sejarah yang ada.

Harapan untuk komunitas Pantang Tangerang, saya berharap bukan hanya di Tangerang saja tetapi bisa membuat event-event yang lebih besar lagi sampai internasional, juga harus mampu memperkenalkan sampai luar negri, Karena ini merupakan salah satu sumber alam Indonesia yang sangat kaya,” ungkapnya. UAA

Most Popular

Recent Comments