Senin, Maret 1, 2021
Beranda Rekayasa lalin di Jalan Ampera Demi Mengurangi Kemacetan
Array

Rekayasa lalin di Jalan Ampera Demi Mengurangi Kemacetan

Jakarta, faktapers.id – Rekayasa lalu lintas di Jalan Ampera demi mengurangi kemacetan akibat kendaraan menumpuk dari berbagai arah diuji coba Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Rekayasa lalu lintas dimulai sejak pukul 02.24 WIB, Selasa, dan uji coba akan berlangsung selama satu minggu,” kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan, Christianto di Jakarta, Rabu (12/12).

Christianto mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menutup Simpang Steger, Ampera dengan melakukan pemasangan beton- beton pembatas atau “baby mcb” di tengah dua ruas Jalan Ampera, Jalan Kenanga, hingga Jalan Kancil.

Christianto menyebut ada 78 beton pembatas dipasang di lintasan sepanjang 780 meter, ditambah 90 segitiga pembatas jalan atau “cone” dengan jarak 270 meter dan 348 meter.

Saat ini, Christianto menjelaskan, 28 beton pembatas telah terpasang di lintasan sepanjang 28 meter.

“Penutupan Simpang Steger dan pembatasan jalan itu dilakukan demi mengurangi enam titik pertemuan kendaraan yang kerap menimbulkan kemacetan,” sebut Christianto.

Saat uji coba pertama kali pada Selasa pagi, kasudinhub Jakarta Selatan itu menerangkan, volume kendaraan terpantau cukup tinggi, dan kepadatan terpantau terjadi sepanjang 100 meter dari lampu lalu lintas Ampera Raya sampai titik rekayasa lalu lintas.

Christianto menjelaskan, kepadatan terjadi karena banyak pengendara masih melalui tahap penyesuaian, karena tidak lama arus kendaraan berjalan lancar.

Rekayasa lalu lintas itu, menurut Christianto, merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat, dan dibuat dari hasil kesepakatan pada Rapat Koordinasi tingkat Walikota Jakarta Selatan.

Pasca kesepakatan dibuat, kebijakan rekayasa lalu lintas itu pun disosialisasikan ke masyarakat Cilandak Timur. rwd

Most Popular

Recent Comments