Senin, Juni 21, 2021
BerandaSaksi Pembakaran Mushaf Al Quran, Diperiksa Polisi
Array

Saksi Pembakaran Mushaf Al Quran, Diperiksa Polisi

Medan, faktapers.id – Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen Pol Agus Andrianto, menyebutkan telah ada 10 orang saksi yang diperiksa terkait kasus pembakaran mushaf Alquran di sekitar Masjid Nurul Huda, Kelurahan Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Polisi kini terus menyelidik siap pelakunya, karena itu warga diminta tak sampai terpancing provokasi, apalagi sampai menimbulkan reaksi berlebihan menyikapi kasus ini. Biarkan petugas di lapangan yang mengusutnya hingga tuntas.

“Kasus tersebut diusut hingga tuntas, dan pelaku pembakaran Alquran agar diberikan sanksi hukum yang tegas,” kata Kapolda Agus di Mapolda Sumut, Kota Medan, Jumat (28/12).

Ia mengatakan, pelaku pembakaran Al Quran, masih dicari aparat kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kita terus mencari pelaku pembakaran Al Quran tersebut,” ujar Irjen Pol Agus.

Ia meminta kepada masyarakat dan ormas tetap menjaga kondusifitas Langkat, dan jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak benar.

“Warga jangan sampai terpancing ‘di air keruh’, sehingga dapat mengganggu stabilitas keamanan di Langkat,” ucap Kapolda Sumut itu.

Sebelumnya, pada Senin (24/12) telah terjadi pembakaran 20 mushaf Al Quran, dan 18 terbakar.Sedangkan dua lagi belum sempat terbakar.

Peristiwa pembakaran Al Quran tersebut, di sekitar Masjid Nurul Huda Kelurahan Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Dia pun mengaku heran dengan peristiwa pembakaran Alquran yang terjadi di Langkat. Apalagi, mushaf Alquran itu sebelumnya dipergunakan untuk proses pembelajaran anak-anak di Taman Pendidikan Alquran (TPA) di masjid setempat. rwd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments