oleh

SBY Menanggapi Cuitan Said Didu Soal Freeport

Jakarta, faktapers.id – Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY menanggapi penjelasan Mantan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Muhammad Said Didu soal Freeport. Said Didu melalui akun Twitternya menjelaskan soal skema kontrak PT Freeport.

Diketahui, pemerintahan melalui PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) akhirnya membeli saham Freeport senilai Rp56 triliun untuk 51,23 persen pada pekan lalu.

Said Didu menuliskan cuitan berkaitan dengan pembelian saham itu termasuk soal lingkungan, pajak hingga pihak pengendali Freeport. Salah satunya, dia menyebutkan Freeport McMoran bisa menghindar dari sanksi lingkungan terkait dengan pengelolaan limbah.

Seperti, kenapa saham Freeport harus dibeli, kenapa baru sekarang, kenapa harganya sebesar itu, kenapa utang dari luar ngeri, sampai pada isu lingkungan dan pajak.

Soal ini, SBY melalui akun Twitter yang terverikasi memberi tanggapan. Menurut SBY penjelasan dari Said Didu soal Freeport sangat informatif.

SBY menulis bahwa Said Didu memahami permasalahan dan dilema yang dihadapi pemerintah dalam menetapkan kebijakan.

Selain itu, dia menuturkan, Said juga dianggap berani mengambil risiko dengan mengungkapkan informasi mengenai Freeport tersebut.

“Saya menaruh rasa hormat. Bapak Said Didu telah ambil risiko dgn “telling the truth”. Saya tahu iktikad Bapak baik. Tuhan, Allah SWT mencatatNya” *SBY*

Sebelumnya,PT Bukit Asam Tbk pada Jumat merombak jajaran dewan komisaris mereka pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Dalam RUPSLB tersebut, perseroan memberhentikan dengan hormat Said Didu sebagai komisaris.

Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin mengaku tak mengetahui alasan pencopotan Said dari jabatan yang diembannya sejak 2015 lalu. rwd

Komentar

News Feed