Minggu, Februari 28, 2021
Beranda WNA asal Perancis Sukses Memperkenalkan Wayang Golek di Negaranya
Array

WNA asal Perancis Sukses Memperkenalkan Wayang Golek di Negaranya

Bandung, faktapers.id – Kesenian wayang golek rupanya digemari juga oleh turis mancanegara. Buktinya ada di Sarah, bule asli Prancis yang sukses mengenalkan kesenian ini di negaranya.

Pernah dengar wayang golek menggelar pertunjukan di Prancis? Tahukan siapa sosok di balik pertunjukan itu? Adalah Sarah Anais Andrieu (36), warga negara Prancis yang sudah lama tinggal di Indonesia.

“Persiapannya panjang, kita dapat undangan dari pertunjukan boneka sedunia (Festival Boneka di Charleville Mezieres, Prancis), yang paling besar. Dari undangan itu kami disediakan semuanya kecuali tiket pesawat,” katanya, Minggu (9/12/18).

Ia mengungkapkan, wayang Giriharja yang didalangi Dadan Sunandar Sunarya melakukan pertunjukan selama lima jam. Menurutnya, durasi waktu pertunjukan tersebut termasuk paling lama dibanding pertunjukan lain.

“Pagelaran durasinya 5 jam. Ini sangat luar biasa untuk di Prancis, karena biasanya di sana paling lama pagelaran satu jam setengah dan diadakan di tengah kota. Kondisinya disesuaikan, supaya mirip pagelaran wayang di Indonesia,” ungkapnya.

Sarah juga menuturkan, warga Prancis sangat antusias menyaksikan pertunjukan wayang golek. Tidak hanya sehari, pagelaran wayang itu dilakukan tiga hari berturut-turut.

“Sangat antusias sekali, kita main tiga malam berturut-turut, setiap malam ada banyak penonton. Ada juga penonton yang menonton tiga malam. Mereka benar-benar semangat dan pada malam terakhir, Kang Dadan mendapatkan penghargaan luar biasa dari walikota di sana yaitu medali kotak, jarang sekali dikasih, dikasih karena kemauan walikota sendiri untuk rombongan wayang golek karena telah memberi kebahagiaan kepada penduduk Prancis,” tuturnya.

Ia juga merasa bangga, bisa membawa kesenian asli Suku Sunda itu ke negara di mana dirinya dilahirkan. “Bangga dong,” ujarnya.

Selama di Indonesia, Sarah tinggal di Pesantren Budaya Giriharja, hampir 12 tahun sudah ia tinggal di Bandung dan ia memilik suami warga Indonesia bernama Diky Jatnika (43) dan seorang anak perempuan bernama Laksmana (5). Sarah juga kini menjadi dosen di Unpad.

“Saya diterima di Giriharja senang dan diterima baim sekali oleh warga sini. Bahkan mereka menganggap saya sebagai keluarga, saya juga berkeinginan membawa keluarga saya ke Indonesia,” jelasnya.

Sebagai Antropolog, ia sangat mencintai wayang golek. Menurutnya wayang golek memiliki kebudayaan yang sangat tinggi. “Semua unsur Kehidupan sosial masuk dalam wayang golek,” tutupnya.fp01

Most Popular

Recent Comments