Jumat, Juni 18, 2021
BerandaFAM Tuntut Yankes Gratis di Kota Tangerang, Berakhir Bentrok
Array

FAM Tuntut Yankes Gratis di Kota Tangerang, Berakhir Bentrok

Tangerang, faktapers.id – Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang yang sebelumnya melakukan aksi unjuk rasa secara damai, namun berakhir ricuh di depan Puspemkot Tangerang, Rabu (30/1/2019).

Sebelumnya, mahasiswa melakukan aksi jahit mulut dan mogok makan beberapa waktu lalu di kawasan Pendidikan Cikokol, dengan maksud melakukan beberapa tuntutan terkait pelayanan kesehatan di Kota Tangerang. Salah satunya mereka menuntut pelayanan kesehatan di Kota Tangerang harus gratis.

Awalnya suasana memanas ketika kelompok mahasiswa tersebut membakar ban, kemudian berlanjut pada aksi saling dorong dengan petugas.

Akibat kericuhan tersebut dikabarkan tujuh orang terluka akibat bentrokan antara para demonstran dengan petugas Satpol PP dan Kepolisian. Lima orang berasal dari kelompok mahasiswa dan dua orang dari petugas.

Humas FAM Tangerang, Shandi mengutarakan aksi ini dilakukan karena para mahasiswa menilai bahwa sistem pelayanan kesehatan di Kota Tangerang tidak berpihak dengan rakyat.

Menurutnya, pihaknya menuntut pelayanan kesehatan di Kota Tangerang harus gratis, karena APBD Pemkot Tangerang di nilai cukup besar, yakni sejumlah Rp 4,9 M dan diperkuat dengan Silpa.

“Seharusnya Pemkot Tangerang dapat membangun rumah sakit serta fasilitas yang lebih memadai agar masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tandasnya.

Selain itu, Shandi juga menilai bahwa Pemkot Tangerang tidak perlu mengintegrasikan program daerah dengan program pusat atau dengan lembaga BPJS.

“Pemkot Tangerang harus membetuk Dewan Kesehatan sebagai kontrol disektor kesehatan,” katanya.

Mahasiswa menilai pemerintah telah menzdholimi rakyat. Padahal dua orang teman kami telah merelakan mulutnya untuk dijahit demi membela rakyat.

“Kami berpendapat Pemkot Tangerang tidak berpihak kepada rakyat. Kami tidak mau dipimpin oleh pemimpin yang zholim,” terang Shandi.

Aksi unjuk rasa di Puspemkot Tangerang berlangsung ricuh. Para mahasiswa yang ingin ditemui Wali Kota Tangerang tidak direspon, sehingga bentrokan pun tak bisa di hindari saat para demonstran berusaha menerobos barikade petugas yang mengawal aksi tersebut. fp03

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments