Kamis, Juni 17, 2021
BerandaGunung Merapi, 6 Kali Guguran Lava Pijar
Array

Gunung Merapi, 6 Kali Guguran Lava Pijar

Jakarta, faktapers.id – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat ada enam kali guguran lava pijar meluncur dari Gunung Merapi pada Rabu (23/1).

BPPTKG menyebut berdasarkan data seismik sejak pukul 00.00-06.00 WIB, tercatat sebanyak 6 kali guguran lava dengan durasi 12-90 detik.

Khusus untuk guguran lava yang meluncur pada pukul 02.34 WIB dapat teramati kamera pengawas (CCTV). Arah guguran ke tenggara menuju Kali Gendol dengan jarak luncur 700 meter dan durasi 90 detik.

Sementara berdasarkan pengamatan BPPTKG dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang pada Rabu (23/1) pagi, dilaporkan angin di gunung tersebut bertiup ke arah barat dengan kecepatan 5 km per jam.

Suhu udara mencapai 20,7 derajat Celcius dengan kelembapan udara 74 persen RH dan tekanan udara hingga 916,4 hpa.

Sebelumnya, pada pengamatan sepanjang Senin (21/1/19) tercatat satu kali gempa hembusan, 2 kali gempa hybrid, serta satu kali gempa tektonik.

Per tanggal 16 Januari 2019, volume kubah lava di gunung teraktif di Indonesia itu tercatat 453.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 2.300 meter kubik per hari atau lebih rendah dari pekan sebelumnya.

Mengacu pada data aktivitas vulkanik Merapi, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada. Atas dasar itu, BPPTKG pun tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

BPPTKG pun mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments