Rabu, Juni 16, 2021
BerandaJBK Promosikan Budaya Daerah Melalui Medsos
Array

JBK Promosikan Budaya Daerah Melalui Medsos

Kubar, faktapers.id – Salah satu cara generasi muda di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk melestarikan seni dan budaya daerah di era milenium ini, adalah mengekspos tentang budaya daerah itu melalui media sosial.

Nama medsos itu adalah Jejak Budaya Kubar (JBK), merupakan kumpulan anak muda di Kubar yang menggeluti bidang seni dan budaya sejak setahun terakhir melalui media sosial.

Ketua JBK, M Irfan menjelaskan, kegiatan JBK selain menelusuri alam dan budaya, juga memperkenalkan budaya dan pesona alam Kubar keluar daerah melalui media sosial instagram, yang di kenal dengan nama @jejakbudayakubar.

Dia menyebut, JBK terus mengekspos tentang pesona dan keindahan budaya asli Kubar peninggalan para leluhur, agar dikenal dunia.

“JBK adalah wadah kumpulan anak muda yang memiliki program melestarikan seni dan budaya asli daerah. Bahkan kami bertekad mengangkat seni dan budaya asli daerah ini hingga ke luar,” katanya kepada wartawan, Kamis (24/1) di Sendawar.

Dia juga menyebut sudah semestinya anak muda Kubar turut mendukung program pemerintah dalam menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan budaya dan kearifan lokal.

Menurut Irfan banyak pelajaran yang bisa diambil dari sisi sosial budaya kemasyarakatan dalam menggeluti seni budaya.

“Menjadi bagian dari tanggungjawab para pemuda. JBK mengharapkan dukungan pemerintah dalam mendorong program kami untuk melestarikan budaya bangsa,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kubar, Herman Alung mengapresiasi gerakan anak muda Kubar yang tergabung dalam JBK.

Ia berpendapat kegiatan semacam itu sangat positif dan dapat mencegah pergaulan bebas, serta menjauhkan anak muda dari penyalahgunaan narkoba.

“Dinas Pariwisata Kubar sangat apresiasi kegiatan itu. Kami berharap generasi muda bangkit dan mampu melestarikan budaya lokal daerah ini. Sesuai motto Pemkab Kubar. Semoga hari esok lebih baik daripada hari ini’,” pungkas nya.iyd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments