Kamis, Juni 24, 2021
BerandaKejari Kubar Berhasil Dongkrak PNBP Sejak 2015
Array

Kejari Kubar Berhasil Dongkrak PNBP Sejak 2015

Kubar, faktapers.id – Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur, sangat menonjol dalam dua tahun terakhir. Selain mampu menuntaskan sejumlah kasus korupsi besar di Kubar dan Mahakam Ulu (Mahulu), Kejari Kubar juga telah menyelamatkan miliaran rupiah keuangan negara. Sedangkan kinerja dibidang perdata dan tata usaha negara, Kejari Kubar juga berhasil memulihkan keuangan negara pada 2018 khususnya di Kubar dan Mahulu.

“Dibidang perdata dan tata usaha negara, pada 2018 Kejari Kubar sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN), berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp 557.152.536. Ini berasal dari penagihan-penagihan dari sejumlah pihak dengan surat kuasa dari Badan Pendapatan Daerah,” jelas Kepala Kejari Kubar, Syarief Sualeman Nahdi kepada Harian Fakta dan faktapers.id, Jumat (18/1).

Dia menambahkan, masih sebagai JPN, kurun 2015 -2018, Kejari Kubar berhasil menggenjot Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Terbukti dalam kurun 4 tahun terakhir, PNBP yang dipulihkan Kejari Kubar terus mengalami peningkatan drastis.

“Pada 2015 berhasil memulihkan PNBP sebesar Rp 614 juta, kemudian tahun 2016 naik menjadi Rp 698 juta, berlanjut pada 2017 naik drastis menjadi Rp 1,1 miliar, dan terlihat peningkatan hebat pada 2018 PNBP yang dipulihkan menjadi Rp 1,530 miliar,” urainya.

Syarief Sulaeman Nahdi menambahkan, hasil pemulihan PNBP pada 2018 tersebut oleh Kejari Kubar, berasal dari berbagai sumber PNBP. Diantaranya, hasil eksekusi uang pengganti dari perkara khusus korupsi yang bisa diselamatkan di Kubar dan Mahulu.

“Itu belum termasuk uang Rp 3,8 miliar yang disita dari hasil korupsi pada 2018 yang saat ini sudah ada direkening penampungan. Uang Rp 3,8 miliar hasil sitaan untuk negara itu akan masuk penerimaan pada 2019. Bahkan ada juga yang berasal dari lelang barang rampasan negara, hasilnya untuk PNBP mencapai Rp 1,5 miliar,” tuturnya.

Kejari Kubar juga memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga pada 2019 ini Kejari Kubar semakin kuat dan semakin baik dalam menangani seluruh kasus.

“Yang masih menjadi PR (Pekerjaan Rumah, RED,-) Kejari Kubar adalah kasus dugaan korupsi KPU Mahulu tahun anggaran 2015/2016. Saat ini sedang proses penghitungan kerugian negara oleh Inspektorat KPU Pusat. Dan kami pastikan tuntas dalam waktu secepatnya,” tandas Syarief.iyd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments