Rabu, Juni 16, 2021
BerandaMaksimalkan Pelayanan, KSOP Sunda Kelapa Terapkan Sistem Pelayanan Satu Pintu
Array

Maksimalkan Pelayanan, KSOP Sunda Kelapa Terapkan Sistem Pelayanan Satu Pintu

Jakarta, faktapers.id – Pelayanan di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sunda Kelapa telah menerapkan sistem Pelayanan Satu Pintu (PSP) kepada para pengguna jasa. Sistem PSP di Kantor KSOP Kelas III Sunda Kelapa diberlakukan sejak akhir Desember 2018.

“Dengan PSP ini, diharapkan pengguna jasa saat mengurus perizinan, dapat lebih tertib dan tidak perlu berhubungan langsung (tatap muka) dengan pegawai atau pejabat terkait,” ungkap Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Ridwan Chaniago kepada Harian Fakta Pers dan faktapers.id, Senin (7/1/2019) di ruangannya.

Ridwan menambahkan, sistem PSP dilakukan berdasarkan atensi dari Menteri Perhubungan dan Dirjen Hubla agar seluruh pelayanan diterapkan menjadi satu pintu.

“Dalam prosesnya, pelayanan akan lebih tertib karena surat keluar dan surat masuk dilayani di satu pintu. Jadi pelayanan yang bertele-tele akan dapat dipangkas sehingga lebih efisien, murah dan cepat. Peluang untuk melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) juga tidak akan ada,” ujarnya.

Sistem PSP di Kantor KSOP Kelas III Sunda Kelapa disediakan 5 Loket yang terdiri dari beberapa seksi pelayanan, antara lain Loket Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Loket Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Lala), Loket Status Hukum dan Sertifikasi Kapal (SHSK), Loket Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, serta Loket Surat Keluar dan Masuk.

Ridwan mengatakan, dengan diterapkannya sistem PSP, maka para pengguna jasa dan agen-agen perusahaan dapat dicegah agar tidak berkeliaran di dalam kantor, dan para petugas juga akan nyaman dalam melayani,” tambahnya.

Untuk menyempurnakan sistem PSP, sambung Ridwan, pihaknya akan melakukan evaluasi setiap bulan dan per tiga bulan untuk melihat perkembangan sistem yang sudah dijalankan.

“Saya akan melakukan evaluasi PSP setiap tiga bulan bahkan setiap bulan dengan memanggil para Kepala Seksi (Kasie) untuk menanyakan update sistem yang sudah diterapkan. Apakah ada perkembangan atau kekurangan dalam penerapannya? Kalau ada kekurangan maka akan kita benahi,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang pengguna jasa yang sedang mengurus perizinan terkait kedatangan kapal mengatakan, dengan diterapkannya sistem PSP di Kantor KSOP Kelas III Sunda Kelapa, kini lebih tertib pelayanannya.

“Pelayanan yang sekarang, saya rasa lebih tertib dari sebelumnya. Hanya saja, kalau bisa petugas di dalam agar ditambah agar pelayanan dapat lebih baik lagi,” pungkasnya. kls

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments