Selasa, Juni 15, 2021
BerandaMiris! Kejahatan Anak di Tangerang Meningkat
Array

Miris! Kejahatan Anak di Tangerang Meningkat

Tangerang, faktapers.id – Kasus kejahatan terhadap anak sudah sepatutnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat dan Daerah agar keberadaan anak dapat hidup nyaman. Namun, di Kabupaten Tangerang justru bertolak belakang, malah kejahatan terhadap anak justru makin meningkat.

Meningkatnya kejahatan terhadap anak di Kabupaten Tangerang diungkapkan oleh Ketua Umum Komisi Perlindungan Nasional Anak (Komnas Anak) Indonesia Arist Merdeka Sirait.

Arist mencontohkan beberapa kasus kejahatan anak yang menyedot perhatian publik dan terjadi di wilayah kerja Bupati Ahmed Zaki Iskandar itu, yakni kasus sodomi yang dilakukan Ws (49) alias Babeh di Rajeg dengan korban 41 anak yang berhasil diungkap polisi awal tahun 2018 lalu. Dan kasus terbaru yaitu kasus persetubuhan terhadap anak yang dilakukan oleh seorang pimpinan pondok pesantren terhadap santrinya di Kecamatan Solear.

“Di Tangerang, kasus kekerasan terhadap anak itu meningkat, bukan hanya dilakukan perorangan tapi dilakukan berkelompok. Dimana fenomena perkembangan, anak sebagai korban di bawah 14 tahun, di Tangerang semakin meningkat.” ungkap Arist saat menjadi narasumber Seminar Anak Berkebutuhan Khusus di Gedung Serba Guna (GSG), Puspemkab Tangerang, Selasa (8/1/2019).

Arist melanjutkan, Komnas Anak sangat mengapresiasi Polresta Tangerang karena berhasil mengungkap kasus-kasus kekerasan terhadap anak dan kembali memberikan rasa nyaman terhadap masyarakat. Komnas Anak pun memberikan penghargaan kepada Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif.

“Penghargaan ini diberikan karena Kapolres sudah menyelesaikan kasus Babeh, kasus pemerkosaan, kegiatan yang sifatnya memberikan akses pendidikan terhadap anak,” jelasnya.

Dengan penghargaan tersebut, Arist berharap penyelidikan kasus kekerasan terhadap anak semakin meningkat. df

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments