Rabu, Juni 23, 2021
BerandaRakernas ISAA 2019, Agen Kapal Harus Profesional dan Berdaya Saing
Array

Rakernas ISAA 2019, Agen Kapal Harus Profesional dan Berdaya Saing

Jakarta, faktapers.id – Asosiasi Perusahaan Keagenanan Kapal Indonesia atau Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA) menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) bertema ‘Meningkatkan Peran dan Fungsi Perusahaan Keagenan Kapal Lebih Profesional Dan Berdaya Saing Global’ yang dibuka oleh Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Hubla Kemenhub, Wisnu Handoko, Jumat (25/1/2019), di Jakarta.

Rakernas ISAA menjadi ajang konsolidasi dan dikemas dengan dialog interaktif bersama nara sumber yang berkompeten serta dihadiri oleh seluruh perwakilan wilayah ISAA yang ada di Indonesia.

Wisnu mengungkapkan, peran perusahaan keagenan kapal cukup penting dalam mendukung kelancaran layanan angkutan laut dan logistik nasional.

“Hingga saat ini terdapat 303 surat izin usaha perusahaan keagenan kapal (SIUPKK) yang telah diterbitkan oleh Kemenhub,” ungkap Wisnu.

Ketua Umum DPP ISAA, Juswandi Kristanto mengatakan, perjuangan asosiasi dalam mendorong pemerintah untuk menerbitkan perizinan usaha keagenan kapal di Indonesia, cukup panjang.

“Alhamdulillah saat ini pemegang SIUPKK sudah mencapai 303 perusahaan sejak mulai diterbitkan pada 2017. Artinya perkembangan usaha keagenan kapal cukup pesat,” ujarnya.

Juswandi menyampaikan, Rakernas dalam rangka menguatkan konsolidasi sesama perusahaan dan anggota ISAA.

“Kami juga memberikan pengarahan kepada anggota agar lebih profesional dalam menjalankan usahanya. Diharapkan seluruh anggota dapat menunjang program-program pemerintah dan membawa nama baik Indonesia di mata dunia melalui peran agen yang memiliki daya saing,” pungkas Juswandi kepada Harian Fakta Pers dan faktapers.id.

Rakernas ISAA 2019 dihadiri oleh sejumlah DPW dan DPC ISAA seluruh Indonesia antara lain, DPW Sumatera Utara, Kepulauan Riau (Kepri), Riau, Jambi, Palembang, Lampung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat (Cirebon), Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan. Selain itu juga DPC Cilacap dan DPC Balikappan.

Keberadaan ISAA disahkan oleh Kemenkumham pada tahun 2017 dengan nomor AHU-0009909.AH.01.07. Tahun 2017. Selain itu Kementerian Perhubungan juga menyakatan ISAA Sebagai Mitra pemerintah (Kemenhubb) melalui KM Nomor KP 1038 Tahun 2017.

Usaha keagenan ditetapkan dalam UU Pelayaran No.17/2008 Pasal 31 Untuk kelancaran kegiatan angkutan di perairan dapat diselenggarakan usaha jasa terkait antara lain pada point (J) Keagenan Kapal.

Kementerian Perhubungan juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 11 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan dan Pengusahaan Keagenan Kapal. kls

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments