Jumat, Juni 25, 2021
BerandaSoal Putusan MA, Pengacara PKS: Taati Mekanisme Perdata
Array

Soal Putusan MA, Pengacara PKS: Taati Mekanisme Perdata

Jakarta, faktapers.id – Kalah dalam berperkara hukum dengan Fahri Hamzah, para elit Partai Keadilan Sejahtera (PKS) segera menjalankan putusan Mahkah Agung. Menyoal hal ini pengacara PKS, Zainudin Paruh menegaskan akan lakukan Peninjauan Kembali (PK).

“Secara prinsip, kami PKS akan mematuhi hukum sambil terus mencari keadilan dan kebenaran Hakiki melalui Upaya Hukum Luar Biasa, PK” cetus Zainudin melalui rilis yang diterima wartawan, Rabu (9/1).

Ia pun mengungkapkan, terkait eksekusi, pihaknya akan ikuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kepada siapa, barang apa, dimana? Karena setiap tindakan atau perbuatan hukum harus didasari dengan pijakan hukum yang pasti. Agar hak hukum orang lain tidak hilang atau tercerabut. Disitulan keadilan dan kepastian hukum baru dapat kita peroleh,” ujar Zainudin.

“Jadi, Fahri bersama Pengacaranya harus taat dengan mekanisme hukum acara (perdata) yang ada dan berlaku di Indonesia,” sebut dia lagi.

Diketahui, para petinggi yang digugat Fahri Hamzah adalah Presiden PKS Shohibul Iman, Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayat Nur Wahid, Abdul Muis, dan Abi Sumaid.

Menanggapi hal ini, kuasa Hukum Fahri Hamzah, Mujahid Abdul Latief melalui pernyataaan tertulisnya menegaskan,

PK tidak menangguhkan atau menghentikan pelaksanaan putusan pengadilan, sebagaimana ketentuan Pasal 66 ayat (2) UU MA yang menegaskan bahwa permohonan peninjauan kembali tidak menangguhakan atau menghentikan pelaksanaan putusan pengadilan.

Sebelumnya diberitakan, Mujahid menegaskan, sebagai pihak yang kalah elit PKS harus segera melaksanakan putusan MA. Hal ini mengemuka karena Mujahid telah mengantongi Surat Salinan Putusan MA. oss

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments