Jumat, Juni 25, 2021
BerandaTiga Pelaku Persetubuhan Dibawah Umur Ditangkap Polres Kubar
Array

Tiga Pelaku Persetubuhan Dibawah Umur Ditangkap Polres Kubar

Kubar, faktapers.id – Tim Jatanras Polres Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, berhasil mengamankan tiga tersangka pelaku persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Ketiga pria warga Kubar tersebut yakni, NI (14), DS (15), NIS (17) merupakan siswa salah satu Sekolah Menengah Atas (SMU) di Kubar.

Ketiga siswa SMU tersebut diamankan Tim Jatanras Polres Kubar berdasarkan limpahan Laporan Polisi Nomor 766 dari Polresta Samarinda tanggal 4 Desember 2018. LP Polresta Samarinda diterima oleh Satreskrim Bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kubar sejak 9 Januari 2019.

“Ketiga tersangka telah diamankan di Mapolres Kubar. Satreskrim Bagian PPA Polres Kubar mendapat LP tersebut terkait dengan adanya persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh ketiga tersangka,” jelas Kasat Reskrim Polres Kubar, AKP Ida Bagus Kade Sutha Astama, didampingi Personel PPA Polres Kubar Brigpol Febri dalam keterangan pers di Mapolres Kubar, Senin (14/1).

Diungkapkan Ida Bagus Kade, ketiga tersangka melakukan persetubuhan terhadap korban, sebut saja Bunga (12) yang masih berusia dibawah umur. Korban Bunga merupakan murid salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kota Samarinda. Akibat ulah bejat ketiga pelaku, saat ini korban Bunga telah hamil.

“Korban Bunga (12) merupakan pelajar kelas VI SD. Ketiga tersangka merupakan teman korban. Dibawah ancaman oleh ketiga tersangka, terpaksa korban melayani napsu sahwat ketiganya secara bergantian,” ujarnya.

Ditambahkan Kasatreskrim, kasus ini terbongkar ketika keluarga korban melihat kejanggalan perubahan tubuh korban. Akhirnya dilakukan pemeriksaan ke dokter, ternyata korban Bunga telah hamil dengan usia kandungan 8 bulan. Para pelaku bukan pacar korban, tetapi hanya teman yang berdekatan rumah.

“Tidak terima, akhirnya keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Mapolresta Samarinda, diteruskan ke Polres Kubar. Persetubuhan terhadap korban ini terjadi pada 2017 lalu secara berkali-kali oleh ketiga pelaku, yakni di rumah teman mereka di Kecamatan Linggang Bigung,” urainya.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 76 D UU RI Nomor 17/2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1/2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU.

“Ketiga tersangka berhasil dibekuk Polisi di Kecamatan Linggang Bigung,. Ancamannya masing-masing maksimal 15 tahun pidana penjara,” urai AKP Ida Bagus Kade Sutha Astama.iyd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments