Selasa, Juni 15, 2021
BerandaTim Buser Satreskrim Polres Kubar Bekuk Pencuri di Pasar Meleo Barong Tongkok
Array

Tim Buser Satreskrim Polres Kubar Bekuk Pencuri di Pasar Meleo Barong Tongkok

Kutai Barat, faktapers.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, AKBP I Putu Yuni Setiawan SIK MH membeberkan, bahwa sejumlah kasus pidana pencurian yang ditangani Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Kubar sejak Desember 2018 hingga Januari 2019 diwilayah Kubar, kini para tersangkanya telah berhasil diamankan di Mapolres Kubar.

Diantaranya kasus tindak pidana pencurian di mes karyawan PT KAL, Kampung Lendian Liang Nayuq, Kecamatan Siluq Ngurai pada 31 Desember 2018. Dua tersangkanya telah diamankan, yakni Edi Susanto (pelaku utama), dan Dimas (penadah). Satu tersangka (pelaku) yaitu Eri, kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka berupa 6 unit HP (handphone/telepon genggam) dan 2 unit laptop berbagai jenis dan merek, milik lima korban. Kelima korban pencurian itu merupakan karyawan PT KAL. Total kerugian para korban mencapai Rp 60 juta,” kata AKBP I Putu YS melalui Kasat Reskrim AKP Ida Bagus Kade Sutha Astama, didampingi Kanit Pidum Ipda M Syafii dalam Konferensi Pers di Mapolres Kubar, Senin (14/1).

“Tersangka Edi Susanto dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sedangkan tersangka Dimas dijerat dengan Pasal 480 KUHP, membeli barang hasil kejahatan (penadah). Kedua tersangka terancam hukuman pidana selama tujuh tahun penjara,” jelasnya.

AKP Ida Bagus Kade Sutha Astama menambahkan, masih dalam kasus pencurian, sebelumnya, pada Jumat (14/12/2018) sekitar pukul 20.00 WITA, Personel Satreskrim Polres Kubar telah menangkap satu tersangka pelaku pencurian di toko emas, Pasar Meleo Baru, Kelurahan Barong Tongkok.

“Tersangka bernama Jamhar (55) warga Kelurahan Melak Ulu, Sendawar. Tersangka diamankan dari sebuah lapak di pasar Kampung Eheng bersama barang bukti yang dibawanya melarikan diri, yakni satu set gelang emas berantai dengan berat 29,34 gram bernilai total Rp16 juta,” ugkapnya.

Kasatreskrim menuturkan, tersangka Jamhar beraksi pencurian itu dengan caraberpura-pura sebagai pembeli. Tersangka datang ke toko emas, mencoba memasang gelang rantai emas itu ditangannya. Kemudian meminta izin kembali ke sepeda motor miliknya yang terparkir didepan toko emas itu untuk mengambil uang. Tetapi tersangka langsung melarikan diri.

“Tersangka bersama sepeda motornya diamankan sekitar pukul 20.00 WITA pada hari yang sama oleh Tim Buser Polres Kubar, dibantu panduan dari rekaman kamera CCTV di toko emas itu. Tersangka Jamhar dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.Ancamannya, hukuman penjara paling singkat lima tahun,” tandasnya.iyd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments