Jumat, Juni 18, 2021
BerandaBanjir Putuskan Jalan di Bentian, Sejumlah Kecamatan Lain Terancam
Array

Banjir Putuskan Jalan di Bentian, Sejumlah Kecamatan Lain Terancam

Kubar, faktapers.id – Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir, membuat puluhan anak sungai yang bermuara di Sungai Lawa yang mengalir dikawan Kecamatan Bentian Besar, meluap dan banjir merendam  pemukiman penduduk beberapa kampung di Kecamatan Bentian Besar dan Damai, Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur. Debit air banjir naik dengar cepat, mencapai ketinggian sudah 1 meter, hingga Senin (11/2/19) petang.

Akibat banjir yang disebabkan hujan hampir setiap hari ini membuat jalan trans Kalimantan, akses Kecamatan Bentian Besar terputus. Banjir juga meredam ratusan rumah penduduk di Bentian Besar dan Kampung Besiq, Kecamatan Damai. 

“Banjir sejak dua hari lalu dan hingga hari ini air sangat deras naiknya,” kata Charles, tokoh pemuda Bentian Besar yang menghubungi Harian Fakta Pers dan faktapers.id melalui seluler. 

Menurutnya, dipastikan debit air banjir Sungai Lawa terus merangkak naik. Pasalnya, hujan masih terus turun. Kondisi ini akan mengganggu aktivitas warga. Tidak saja ke sekolah melainkan juga ke lokasi kerja. Maupun ke ibukota kabupaten. 

Charles mengatakan, banjir ini tidak saja akibat hujan. Lebih disebabkan banyaknya pembukaan lahan. Sehingga tidak ada lagi resapan air. Seperti banyaknya lahan perkebunan kelapa sawit dan penebangan kayu oleh puluhan perusahaan.

Pantauan langsung Harian Fakta Pers dan faktapers.id, banjir juga mengancam sejumlah kecamatan lainnya. Seperti di Long Iram, Tering, Melak serta sebagian kampung di Kecamatan Barong Tongkok dan Mook Manaar Bulatn. 

Hingga berita ini diturunkan, debit air Sungai Mahakam masih terus merangkak naik. Sekitar 5 meter lagi air bisa merendam pemukiman sejumlah kecamatan tadi.

“Memang kalau bulan Januari hingga Februari  itu musim banjir. Karena curah hujan tinggi,” kata Udin (47), warga Melak Ilir.iyd 

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments