oleh

Dibina BPP Long Iram, Gapoktan Leban Lestari Berhasil Panen Raya Perdana Padi Sawah

Kutai Barat, faktapers.id – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Leban Lestari, Kampung Muara Leban, Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat, Kaltim, dibawah binaan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Long Iram, telah berhasil melakukan Panen Raya Perdana Padi Sawah diatas lahan fungsional seluas 30 hektare, Kamis (22/2/19).

Bupati Kubar FX Yapan SH dalam sambutan tertulisnya pada acara panen raya itu, dibacakan oleh Asisten II Sekkab Kubar, Ayonius MPd mengharapkan Dinas Pertanian dan BPP se-Kubar menggalakkan pembangunan bidang pertanian. Hal yang tepat adalah pembukaan dan pencetakan sawah se-Kubar setiap tahun. diiringi dengan pembinaan berkelanjutan terhadap petani.

“Dewasa ini Indonesia nyaris tidak bisa lagi dikatakan negara agraris. Karena sudah kalah dengan kemajuan bidang industri dan perdagangan. Dengan kondisi itu, maka upaya peningkatan pembangunan dibidang pertanian sangat diharapkan,” kata Bupati.

Menurut Bupati, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada 2018 lalu, hasil pertanian khususnya padi/gabah di Indonesia lebih rendah dibandingkan tahun 2015. Padahal, kata dia, masih berjuta hektare lahan ‘tidur’ yang hingga kini belum diberdayakan.

“Dinas Pertanian Kubar harus menerapkan sejumlah program peningkatan produksi pertanian dari Kementrian Pertanian, agar bisa mendongkrak hasil produksi pertanian untuk mencapai swasembada pangan Kubar,” urai Ayonius.

“Saya harap agar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kubar lebih intensif dalam pendampingan dan membina petani. Sehingga petani lebih memahami teknologi terbaru pertanian. Jika itu bisa diterapkan, saya yakin akan mampu membuat Kubar swasembada pangan,” tandas Ayonius mengakhiri sambutan Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kubar, Ir Nanang Adriani Msi sangat mengapresiasi kegiatan panen raya ini. Menurutnya, keberhasilan petani tidak terlepas dari kerjasama dan pembinaan oleh BPP dan PPL, serta Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0912/KBR.

“Sangat diharapkan peningkatan indeks pertanaman (IP) dari 1 kali tanam menjadi 2 kali tanam dalam setahun.Untuk mewujudkan tanam dan panen 2 kali setahun, diperlukan peningkatan SDM petani agar lebih maju dalam budidaya pertaniannya,” tuturnya.

Bahkan menurutnya, guna mewujudkan hal itu, petani perlu didukung dengan peralatan atau mesin pertanian yang memadai untuk menunjang peningkatan produktivitas persawahannya.

“Selain itu, petani juga bisa diarahkan menggunakan bibit padi unggul nasional dan unggul lokal dalam budidaya,” beber Nanang Adriani.

Kepala BPP Kecamatan Long Iram, Deki Natalian SP dalam laporannya menyebutkan bahwa Gapoktan Leban Lestari beranggota 138 kepala keluarga (KK) masyarakat petani, terdiri 434 jiwa. Gapoktan Leban Lestari memiliki sekitar 100 hektare lahan potensial, dan 30 hektare lahan fungsional yang dikelola.

“Hasil ubinan BPP dan BPS dilahan itu saat ini adalah 3,5 ton per hektare,” ungkap Deki Natalian didampingi PPL Kampung Muara Leban, Neliana Thresia Tukau Shut.

Deki Natalian juga membeberkan, bahwa varietas padi yang dibudidaya oleh BPP Long Iram dikawasan itu diantaranya varietas mikongga, situbagendit, serta padi lokal. Bersebelahan lokasi dengan Gapoktan Leban Lestari, ada lokasi persawahan milik masyarakat petani Kampung Long Iram Ilir.

“Lahan potensialnya seluas 50 hektare, dan lahan fungsional 20 hektare. Untuk Long Iram Ilir akan kami terapkan varietas sama dengan Muara Leban,” tandasnya.

Hadir pula dalam acara itu Camat Long Iram Burhan, Petinggi Kampung Muara Leban Aidin, Kadis Perikanan, Kabid Dinas Ketahanan Pangan Ir. Rina Giptalina, Sekretaris Dinas P2KBP3M, Ketua DPRD sekaligus Ketua KTNA Kubar Jackson John Tawi beserta anggota, Perwakilan Kodim 0912 dari Koramil Long Iram, serta Perwakilan Polres Kubar dari Polsek Long Iram.iyd

Komentar

News Feed