Senin, Juni 21, 2021
BerandaKapolsek Kebon Jeruk Dirotasi Jadi Humas
Array

Kapolsek Kebon Jeruk Dirotasi Jadi Humas

Jakarta, faktapers.id – Menyambut Hari Valentine, Rabu (13/2), jajaran Polda Metro Jaya melakukan rotasi kepada 19 perwira menengahnya. Salah satu di antaranya adalah Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Martson Marbun.

Padahal, Senin (28/1), Polsek Kebon Jeruk baru saja berhasil mengungkap kasus kejahatan dugaan pemalsuan merk di Jalan Tosiga Kampung Rawa 2 RT 003/004 No. 30A Kebon Jeruk. Dari tempat kejadian perkara, Martson Marbun berhasil mengamankan barang bukti dan menggelandang terduga pelaku, Santo.

Publik pun mencium ada ketidak beresan atas proses hukum kasus yang terkuak itu. Santo, terduga pelaku pemalsuan merk kompresor AC, tabung freon, dan cashing AC yang di produksi di rumahnya, tampak mulai senyap. Terbukti, terduga pelaku yang berhasil digelandang ke Mapolres Jakbar itu kini tidak diketahui keberadaannya.

Dari penelusuran Harian Fakta Pers dan faktapers.id, kasus itu jelas telah mencoreng reputasi Kapolres Metro Jakarta Barat dan jajarannya dalam penanganan kasus dugaan pemalsuan merk yang dilakukan terduga pelaku Santo.

Akibat desakan publik, kasus yang diduga dianggap selesai itu dibuka kembali. Kasat Reskrim Polres Jakbar Edy Suranta Sitepu mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tersebut. Saat ini, ungkap Edy, penyidik sudah melayangkan panggilan untuk saksi-saksi dan pemilik industri.

Yang menjadi pertanyaan, mengapa pemilik industri (pelaku) masih dipanggil? Bukankah saat penggrebekan itu pemilik industri juga di gelandang ke Mapolres Jakbar?

Aneh tapi nyata, apakah seperti itu cara kerja oknum kepolisian yang berhasil menggelandang pelaku, lalu pelakunya dilepas lagi?

Perlu diketahui bahwa pelaku usaha juga memiliki kendaraan pribadi yang menggunakan plat RFP. Padahal, plat RFP merupakan plat kendaraan yang digunakan oleh Polri.

Apakah usaha pemalsuan merek kompresor AC, freon AC dan cashingnya yang dikelola St juga dibekingi oknum anggota polri, sehingga dengan mudahnya dilepas oleh Sat Reskrim Jakbar?

Usai penangkapan itu, tak terdengar lagi kabar dari Polrestro Jakbar maupun Polsek Kebon Jeruk tentang publikasi pengungkapan kasus kejahatan lainnya. Dan tiba-tiba menyambut Hari Valentine 2019, nama Martson Marbun menjadi salah satu perwira menengah Polda Metro Jaya yang dimutasi menjabat Kasubbag Humas Bagops Polres Metro Jakarta Barat. Nama itu muncul di dalam Surat Telegram Kapolda Metro Jaya Nomor: ST/169/II/KEP/2019 tanggal 13-02-2019 yang ditandatangani Wakapolda Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat SIK MH, bersama 18 perwira lainnya.

Sebagai penggantinya, jabatan Kapolsek Kebon Jeruk dijabat oleh AKP Erick Ekananta Sitepu SH SIK. Sedangkan Kompol Purnomo yang sebelumnya menjabat Kasubbag Humas Bagops Polrestro Jakbar menjabat Wakasat Binmas Polrestro Jakbar. fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments