Senin, Juni 21, 2021
BerandaNgebesan di Tangerang, 660 Pasangan Bakal Nikah
Array

Ngebesan di Tangerang, 660 Pasangan Bakal Nikah

Tangerang, faktapers.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan menggelar event Tangerang Ngebesan yang diselenggarakan pada 2 Maret 2019 mendatang, dalam rangka meriahkan HUT Kota Tangerang ke-26 pada 28 Februari 2019.

Kepala Bidang Pariwisata Kota Tangerang, Rizal Ridollah, mengutarakan Tangerang Ngebesan ini merupakan lanjutan dari Isbat Massal yang di khususkan bagi pasangan suami istri yang belum melakukan pernikahan secara negara.

Tangerang Ngebesan ini menurutnya akan di ikuti oleh 660 pasangan suami istri yang telah melakukan pernikah-an secara negara pada Isbat Massal. Untuk itu, Tangerang Ngebesan ini, mereka nantinya akan mendapatkan buku nikah secara gratis.

“Tidak hanya mendapatkan buku nikah saja, tapi mereka akan melakukan resepsi pernikahan secara massal di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang,” terang Rizal, Senin (18/2/2019).

Rizal menyebutkan para pasangan suami istri tersebut sama sekali tidak dikenakan biaya apapun (gratis), mulai dari baju pengantin hingga resepsi pernikahan.

“Mereka tinggal datang saja, dan ini merupakan salah satu bentuk untuk menarik pariwisata dalam rangkaian HUT Kota Tangerang ke-26,” katanya.

Rizal memperkirakan Tangerang Ngebesan ini akan terbentuk rangkaian barisan panjang mencapai 1,7 kilometer. Sebabnya masing-masing keluarga kedua mempelai juga akan hadir.

Untuk menarik minat masyarakat, baju pengantin pun akan dilombakan. Sehingga para perias pengantin akan melakukan sebaik mungkin.

Plt Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Tangerang, Iis Aisyah mengatakan setelah perkara pasangan yang di sidangkan dinyatakan di kabulkan oleh Hakim, pemohon dapat meneruskan administrasi ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk mendapatkan Kutipan Akta Nikah.

“Kami catat sampai Desember 2018 sudah ada pemohon sebanyak 1.498 pasangan, tapi yang baru terdaftar sebanyak 660 pasangan,” jelasnya.

Menurut Iis Aisyah nanti pemohon sidang Isbat Nikah Terpadu ini akan menerima salinan penetapan, yang mana salinan penetapan itu menjadi syarat utama bagi Kantor Urusan Agama untuk menerbitkan Kutipan Akta Nikah. ●fp03

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments