Kamis, Juni 24, 2021
BerandaPerkuat Sinergi Dengan FKTP, BPJS Kesehatan Perpanjang Kerjasama
Array

Perkuat Sinergi Dengan FKTP, BPJS Kesehatan Perpanjang Kerjasama

Jakarta, faktapers.id – Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan mengatur beberapa hal baru khususnya mengenai pelayanan kesehatan yang diberikan kepada Peserta. Dengan bergantinya tahun, BPJS Kesehatan berusaha menyebarkan suasana otpimis untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik bagi Peserta dengan jalan membangun kerjasama yang baik dengan fasilitas kesehatan, khususnya dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). 

Hal inilah yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat dengan jalan mengundang perwakilan dari FKTP yang bekerjasama untuk mengikuti pertemuan pemantapan kerjasama antara BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat dan FKTP Provider yang dilaksanakan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat.

“Pada awal tahun ini kami mencoba memberikan informasi terbaru kepada FKTP mengenai aturan yang ada di peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 dan aturan yang tertera pada Perjanjian Kerjasama (PKS) yang di tandatangani oleh kedua belah pihak, yaitu antara BPJS Kesehatan dan FKTP,” buka Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat, Diah Sofiawati, dalam Kegiatan Pertemuan dengan FKTP.

Pertemuan tersebut bersifat diskusi dan pemaparan mengenai pelayanan kesehatan, namun juga tidak lupa membahas mengenai aplikasi yang dimiliki BPJS Kesehatan untuk mempermudah proses pemberian pelayanan kepada Peserta. 

Diah menjelaskan, bahwa selain memperkuat kerjasama antara kedua belah pihak, pertemuan ini juga dimaksudkan untuk memahami bersama-sama mengenai perjanjian yang telah disepakati.

“Jadi ada diskusi dua arah mengenai PKS, sehingga kendala yang terjadi di lapangan bisa diminimalisir dengan mitigasi risiko yang disepakati bersama. Dengan memiliki pemahaman yang sama, diharapkan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta semakin meningkat dan kepuasan peserta menjadi lebih baik dari sebelumnya,” lanjut Diah.

Salah satu Peserta kegiatan, Achmad Yani, perwakilan dari Puskesmas Kecamatan Taman Sari menjelaskan, bahwa selama ini Puskesmas Kecamatan Taman Sari sudah memberikan pelayanan kesehatan yang baik pada Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Kami selama ini melayani pasien Program JKN KIS yang berdomisili di luar Jabodetabek sesuai dengan ketentuan yaitu maksimal 3 (tiga) kali dalam satu bulan. Kami pun juga sudah menerapkan KIS Digital sehingga masyarakat tidak perlu lagi membawa KIS pada saat berobat. Namun juga disertai dengan data informasi pribadi yang lain, misalnya KTP,” jelas Yani pada saat memulai pertanyaan dari penjelasan Diah.

Diskusi dua arah berlangsung dengan baik karena Peserta kegiatan memberikan pertanyaan atas keadaan yang terjadi di lapangan yang mungkin akan ditemui lagi di kemudian hari. Selain itu, Peserta juga menanyakan mengenai hal-hal baru yang diatur di Peraturan Perundang-undangan dan PKS yang baru. 

“Jika memang teman-teman puskesmas mendapatkan kesulitan, maka bisa bersurat ke Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Barat dengan memberikan data yang sudah fixed agar bisa dibuatkan suatu kebijakakan. Yang terpenting adalah kita jangan melupakan fungsi kita untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada Peserta,” ungkap Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Sudinkes Kota Administarasi Jakarta Barat, Ilmi yang pada saat itu menghadiri kegiatan.inda

  

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments