Senin, Juni 21, 2021
BerandaReklame Tanpa IMB, Sat Pol PP Cuek
Array

Reklame Tanpa IMB, Sat Pol PP Cuek

Jakarta, faktapers.id – Keberadaan tiang reklame di Jalan Daan Mogot KM 11 No 38 RT 01 RW 04 Kelurahan Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat dipastikan tidak mengantongi IMB. Terkait penertibannya, Kasat Pol PP Jakbar Tamo Sijabat berdalih bahwa hal itu adalah kewenangan Bidang Trantibum Satpol PP DKI Jakarta.

“Untuk penertiban reklame dilaksanakan oleh Satpol PP Propinsi DKI Jakarta di bawah Bidang Trantibum,” ujarnya, Rabu (13/2).

Tamo menjelaskan bahwa SOP Satpol PP DKI Jakarta melakukan penertiban yakni setelah menerima usulan rekomtek dari Dinas Citata DKI Jakarta.

Kasat Pol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko dan Kasat Pol PP Jakbar Tamo Sijabat

“Hal itu sesuai dengan Perda DKI No 09 tahun 2014 dan Pergub DKI No 224 tahun 2018,” ujarnya.

Dijelaskannya, bahwa Satpol PP Jakbar hanya akan disertakan dalam tim Sat Pol PP DKI Jakarta apabila eksekusi pembongkaran.

Perlu diketahui bahwa sampai saat ini tiang reklame tanpa IMB tersebut telah berdiri megah dan tidak ada penindakan dari pihak terkait.

Tiang reklame itu juga telah menarik perhatian Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi yang menyatakan telah memanggil instansi terkait dari Sudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Barat.

“Tadi saya panggil Kasie Pengawasan Sudin Citata dan saya tugaskan untuk mengecek,” tegas Rustam, Kamis (7/2).

Begitu juga dengan Camat Cengkareng Mas’ud Effendi pun mengatakan, bahwa dirinya akan melaporkan bila tiang reklame yang didirikan tersebut tidak memiliki izin.

“Saya sudah cek lokasinya via Kelurahan Kedaung Kali Angke (KKA). Akan di teliti perizinannya dan bila tidak mempunyai izin kami akan laporkan ke instansi terkait,” kata Mas’ud saat dikonfirmasi melalui pesan selulernya, Kamis (7/2).

Kepala PTSP Jakarta Barat Johan Girsang melalui surat No 673/-1.785.51 tanggal 12 Februari 2019 yang ditujukan kepada Pemimpin Redaksi Harian Fakta Pers, menjelaskan bahwa tiang reklame tersebut tidak terdaftar.

Pengakuan Kepala Unit Pelaksanaan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakbar itu tertulis sangat jelas dan tidak perlu dimultitafsirkan, sehingga sepatutnya aparat terkait seperti Sudin Citata Jakbar dan Satpol PP Jakbar dalam melaksanakan jangkauan monitoringnya tidak tutup mata.

Sementara itu, Kasat Pol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko ketika dikonfirmasi, Rabu (13/2), tidak menjawab hal itu dengan alasan rapat dan tidak sempat membaca pesan WA (Whatsapp). fp01

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments