Rabu, Juni 16, 2021
BerandaWarga Melak Berharap Polisi Segera Berhasil Tangkap Pelaku Asusila di Bawah Umur
Array

Warga Melak Berharap Polisi Segera Berhasil Tangkap Pelaku Asusila di Bawah Umur

Kutai Barat, faktapers.id – Nasib naas dialami gadis yang baru berusia 16 tahun ini, sebut saja Mawar (nama sengaja disamarkan), warga Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, menjadi korban pemerkosaan oleh seorang pria yang diduga merupakan warga Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku pemerkosa itu belum berhasil diringkus oleh Polisi. Pemerkosaan terhadap Mawar yang masih duduk dibangku kelas dua di salah satu sekolah menengah pertama di Kubar itu, diduga terjadi di Jalan Pariwisata, Kelurahan Melak Ilir, Minggu (17/2/19) sekitar pukul 19.30 Wita.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Melak, bahkan sudah dilakukan visum di RSUD Harapan Insan Sendawar. Memasuki hari ketiga, pelakunya belum tertangkap,” beber ibunda korban, SF, kepada wartawan di Sendawar, Rabu (20/2/19).

SF mengungkapkan, kondisi anaknya yang menjadi korban pemerkosaan lelaki bejat itu, saat ini kesehatannya terganggu, mengalami trauma berat, mengurung diri di kamar dan tidak mau ke sekolah lagi.

“Kondisi kesehatan anak saya masih sakit dan trauma berat. Saya berencana untuk memindahkan sekolahnya,” urainya.

SF mengungkapkan, kejadian naas itu bermula korban meminta izin kepadanya, ingin bertandang ke rumah keluarga yang berjarak sekitar 150 meter dari rumah mereka pada Minggu (17/2/19) sekitar pukul 18.00 Wita.

“Setelah bertemu keluarga kami, tiba-tiba anak saya melihat pelaku didekat rumah keluarga tersebut. Pelaku minta tolong agar anak saya mengantarkannya mengambil sepeda motornya tidak jauh dari rumah keluarga kami itu,” ucapnya.

“Berulang anak saya menolak tetapi terus dipaksa pelaku, dan beralasan minta bantu diantarkan mengambil sepeda motornya. Tersangka pelaku menduduki sepada motor anak saya, dan membonceng anak saya dengan kecepatan tinggi,” kata SF.

Setelah sampai dipertigaan jalan Pariwisata Melak yang dimaksud tersangka, tersangka berbohong. Dalam suasana gelap malam, tersangka terus memaksa dan mengancam. Tersangka membawa korban ke perkebunan karet sekitar 300 meter dari Jalan Pariwisata.
Tersangka menurunkan paksa korban dari atas sepeda motor. Badan korban didorong hingga terjatuh. Tersangka mencekik dan mengancam akan membunuh korban. Akhirnya memperkosa korban.

Setelah itu, tersangka membawa korban kembali ke Jalan Pariwisata. Korban disuruh pulang sendiri. Tersangka langsung meninggalkan korban dan mengancam agar korban tidak menceritakan hal itu kepada orang tuanya.

“Anak saya pulang, sampai di rumah sambil menangis, dia bercerita kejadian yang dialaminya,” beber SF.

Perlu diketahui, sesaat setelah kejadian itu, ratusan warga Melak bersama anggota Polsek mencari tersangka dilokasi kejadian hingga ke rumah orangtua tersangka di RT 6 Melak Ilir. Namun tidak membuahkan hasil.

“Kami mengharapkan agar Polres Kubar segera menangkap tersangka pelaku,” tegas salah seorang warga Melak, Salman bersama puluhan warga Melak lainnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pelangi Kasih Kubar, Lusiana Ipin mengaku sangat prihatin.

“Kami juga berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap pelakunya. P2TP2A Pelangi Kasih akan menjadwalkan segera menemui korban. Untuk penanganan kesehatan korban, agar bisa pulih kesehatannya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Melak AKP Djoko Purwanto, belum berhasil konfirmasi. Pesan singkat WhatsApp (WA) yang dikirim Harian Fakta Pers dan Faktapers.id, belum dijawabnya. iyd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments