Pejuangannya Anna Menuai Hasil, Pemerintah Tetapkan 7 September Hari Tenun

1277
×

Pejuangannya Anna Menuai Hasil, Pemerintah Tetapkan 7 September Hari Tenun

Sebarkan artikel ini

Jakarta, faktapers.id – Seiring perjuangan mengembangkan beragam tenun daerah, desainer Prof Dr Hj Anna Mariana, S.H, M.H, M.B.A juga telah berhasil menggagas lahirnya Hari Tenun Nasional.

Telah ditetapkan Pemerintah pada tanggal 7 September berkaitan dengan sejarah diresmikannya Sekolah Tenun pertama di Indonesia, pada tanggal 7 September tahun 1929 oleh dr.Soetomo di Surabaya.

“Sebelum penetapan tanggal, kita juga telah melakukan justifikasi akademis dan sejarah, yang akhirnya menemukan sebuah sejarah, yang jarang diungkap, bahwa Indonesia pada 1929 pernah mendirikan sekolah tenun,” terang Bendahara LKB itu di tengah rapat kerja Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3).

Sama seperti peringatan hari Batik yang setiap tahun di peringati tiap tanggal 2 Oktober. Hari Tenun di peringati setiap tahun tanggal 7 September.

“Alhamdulillah Pemerintah sudah menetapkan Hari Tenun Nasional untuk diperingati setiap tanggal 7 September, Kepresnya tinggal ditandatangani Pak Presiden Jokowi. Deklarasi tentang penetapan peringatan ini akan diumumkan dalam acara Festival Tenun Tradisional Nusantara dalam waktu dekat,” kata Anna Mariana.

Sebelumnya dalam memperjuangankan Hari Tenun Bersama sejumlah yayasan yang menaungi dan membina para pengrajin Indonesia, seperti KTTI (Komunitas Tekstile Tradisional) ATTI (Assosiasi Tradisional Tenun Indonesia), Yayasan CBKN (Cinta Budaya Kain yang di dirikannya, Anna Mariana sang Pelestari Tenun dan Songket ini bergerilya melobi dan melakukan pendekatan kepada pemerintah, baik lewat Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, maupun lewat Setneg.

Perjuangan pelestari Tenun Betawi dengan karyanya BaliBetawi (BaBe) ini bersama kawan-kawan, dalam mengangkat Tenun, sehingga membawa Tenun-tenun Indonesia diakui secara legalitas, kini terwujud.

Dengan adanya penetapan Hari Tenun Nasional, Anna Mariani berharap dapat membantu industri tenun tradisional Indonesia berkembang lebih maju. fp01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *