Rabu, Juni 23, 2021
BerandaDeklarasi DOB Kabupaten Sangkulirang, Warga 5 Kecamatan di Kutim Menggeliat
Array

Deklarasi DOB Kabupaten Sangkulirang, Warga 5 Kecamatan di Kutim Menggeliat

Kutai Timur, faktapers.id – Lima kecamatan yang berada di pesisir Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mendeklarasikan diri ingin menjadi daerah otonomi baru (DOB), dengan nama Kabupaten Sangkulirang.

Lima kecamatan itu yakni Sangkulirang, Sandaran, Kaliorang, Kaubun, serta Karangan sepakat mendeklarasikan diri untuk berjuang bersama membentuk Kabupaten Sangkulirang.

Dekralasi pembentukan Kabupaten Sangkulirang sebagai langkah awal perjuangan pembentukan DOB ini berlangsung di Gedung Pertemuan Habibi, Desa Benua Baru Ulu, Kecamatan Sangkulirang, Kamis (28/2/19) pagi.

Acara deklarasi dihadiri langsung ribuan masyarakat lima kecamatan, tokoh masyarakat dan agama, Camat Sangkulirang Tajuddin hingga Bupati Kutim H Ismunandar yang juga tokoh Sangkulirang.

Bupati Kutim H Ismunandar menerangkan, didalam deklarasi pembentukan Kabupaten Sangkulirang ini tidak terlihat adanya kepentingan pribadi, golongan atau oknum tertentu. Murni merupakan kebangkitan masyarakat yang lebih ingin sejahtera.

“Karena kemajuan daerah yang memang siap menjadi DOB. Ketika Pak Isran tidak menandatangani DOB Kutai Utara bukan karena (masalah) apa? Tetapi (karena) potensi belum siap. Nah, (kondisi) Sangkulirang (sekarang) ini, semua sudah ada bahkan prioritas menjadi DOB,” kata Ismunandar, dihadapan ribuan warga.

Bupati Ismunandar menyebut wilayah Kutim sangat luas, bahkan lebih luas dari Provinsi Jawa Barat. Jadi menurutnya wajar jika demi mendekatkan pelayanan pada masyarakat, Kabupaten Kutim harus dimekarkan menjadi 1 atau 2 DOB, seperti salah satunya Kabupaten Sangkulirang.

“Mengapa? Karena dengan DOB tentunya memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan administrasi maupun kesehatan. Selain itu juga berdampak pada percepatan pembangunan dan kemandirian perekonomian,” ucapnya.

“Saya setuju (DOB) semua ini untuk kepentingan masyarakat. Untuk tumbuh kembang dan kemakmuran Sangkulirang,” tandas Bupati Ismunandar.

Sementara itu, HM Rusli Masroen yang pernah menjabat Camat Sangkulirang, mengaku antusias dengan semangat warga pesisir yang ingin mendirikan kabupaten baru. Pada momen ini, pemilik Hotel Mesra Internasional tersebut dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina Pembentukan DOB Kabupaten Sangkulirang. Dia berharap tahap awal ini terus berlanjut hingga terbentuk Kabupaten Sangkulirang pada saatnya nanti.

“Kita harus memulai! Baru dekralasi kami sudah merasa menjadi Kabupaten Sangkulirang, karena tanda-tanda kabupaten maju sudah siap. Sumber daya manusia (SDM) disini (lima kecamatan pesisir) memiliki sikap dan mental serta memiliki akhlak yang baik,” ujar pria yang identik dengan peci hitam ini.

HM Rusli menambahkan, tahapan sebelumnya sudah dijalani, namun hasilnya tidak memuaskan.

Dikarenakan berbagai masalah seperti jumlah penduduk kurang, potensi sumber daya dan pendapatan daerah juga belum dianggap cukup.
“Sekarang Sangkulirang sudah siap. Karena memiliki Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK), tambang batu bara dan kebun sawit serta potensi lainnya. Semoga tahap moratorium (penundaan) DOB ini bisa terlewati, menuju tahapan selanjutnya,” ungkapnya. iyd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments