Rabu, Juni 23, 2021
BerandaPimpinan DPR: Lembaga Survey Sebetulnya 'Predator' Demokrasi
Array

Pimpinan DPR: Lembaga Survey Sebetulnya ‘Predator’ Demokrasi

Jakarta, faktapers.id – Banyaknya lembaga survey yang juga merangkap sebagai konsultan politik membuat lembaga tersebut menjadi predator demokrasi. Demikian Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zone menegaskan.

“Kenyataannya banyak lembaga survei di Indonesia ini merangkap menjadi konsultan politik. Jadi dia bukan sebagai lembaga survei independen dan tidak diklaer sebagai lembaga survei independen,” ujar pimpinan DPR Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu pada diskusi Dialektika Demokrasi di Media Center/Pressroom DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3).
Fadli mengungkapkan, para lembaga survey itu sebetulnya diam-diam sudah punya kolaborasi dengan salah satu kontestan, apakah itu di Pilkada atau Pilpres. “Ataukah dengan partai politik, dan kemudian mereka juga mendapatkan tentu saja kontrak, dibayar untuk berapa kali survei dan kemudian menjadi juga konsultan politik sekaligus,” beber legislator Fraksi Gerindra itu.
Fadli menilai, inilah yang membuat lembaga survei itu sebetulnya merupakan, tidak semua ya, tetapi bisa menjadi predator demokrasi, predator politik. “Karena mereka ini menjadi mafia, menjadi mafia survei karena pekerjaan mereka itu bukan lagi pekerjaan untuk menciptakan suatu gambaran publik yang sesungguhnya, tetapi apa yang diharapkan oleh yang membayarnya,” paparnya. oss
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments