Rabu, Juni 16, 2021
BerandaSumateraBupati Agus Istiqlal Saksikan Penandatanganan Dokumen Program Pamsimas

Bupati Agus Istiqlal Saksikan Penandatanganan Dokumen Program Pamsimas

Pasibar, faktapers.id – Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, menghadiri kegiatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pemerintah daerah dengan Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) di Gedung Dharma Wanita, Senin (1/4/19).

Bupati menjelaskan, kegiatan Pamsimas ini merupakan salah satu upaya mendukung pencapaian target 100 persen akses air minum dan 100 persen akses sanitasi yang layak di wilayah perdesaan pada akhir tahun 2019.

“Secara nasional capaian akses air minum layak sampai akhir tahun 2017 adalah sebesar 72,04 persen, sedangkan untuk sanitasi adalah sebesar 76 persen. Sementara data capaian di Pesisir Barat sampai saat ini untuk akses air minum layak dan sanitasi masih rendah, sehingga diperlukan strategi kerja dan kerja bersama yang baik dari berbagai pihak untuk menjawab tantangan agar 100 persen semua masyarakat kita mendapatkan akses air minum dan sanitasi,” kata Agus Istiqlal.

Air minum dan sanitasi, tambah Bupati, merupakan kebutuhan dasar manusia yang menentukan tingkat kesejahteraan sebagai individu dan masyarakat sebagai suatu kelompok. “Karena itu, pencapaian kinerja pelayanan air minum dan sanitasi menjadi salah satu indikator dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” ujar dia.

Ia menguraikan, Pesisir Barat adalah kabupaten terbaru dalam mengikuti kegiatan Pamsimas. Harapannya di tahun pertama pelaksanaan ini menjadi kegiatan terbaik setelah dievaluasi oleh Kementerian Dirjend Cipta Karya. Sehingga Pamsimas di Pesisir Barat bisa dilanjutkan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, sambungnya, maka diperlukan kerja keras dari semua pihak, serta kolaborasi semua kegiatan agar dapat mewujudkan kondisi 100 persen akses sarana air minum dan sanitasi dimaksud.

Ditegaskannya, pemerintah telah memberikan Dana Desa (DD) kepada setiap pekon (desa) yang nilainya terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini merupakan potensi besar sebagai sumber pendanaan untuk pembangunan sarana air minum dan sanitasi di setiap desa.

Namun penggunaan dana tersebut tidak bisa langsung digunakan begitu saja, diperlukan proses yang harus diikuti bersama, karena kebutuhan akan air minum dan sanitasi harus menjadi prioritas utama.

Terlebih di setiap desa agar kegiatan pembangunan penyediaan sarana air minum dan sanitasi, dapat menjadi salah satu kegiatan utama dalam perencanaan jangka menengah desa dan kegiatan prioritas utama di rencana kerja pembangunan tahunan desa.

“Untuk para peratin dimohonkan untuk mendukung kegiatan Pamsimas ini, dimana ada 20 pekon yang mendapatkan kegiatan. Diwajibkan untuk mendeklarasikan ODF (Open Defecation Free) di akhir kegiatan Pamsimas,” jelas Bupati Agus Istiqlal.

Selanjutnya, kegiatan diteruskan dengan penandatangan dokumen perjanjian kerja sama program Pamsimas, disaksikan langsung Bupati Agus Istiqlal. Edy

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments