Rabu, Juni 23, 2021
BerandaKapolres Garut Bantah Perintahkan Mantan Anak Buahnya untuk Menangkan Jokowi-Ma'ruf
Array

Kapolres Garut Bantah Perintahkan Mantan Anak Buahnya untuk Menangkan Jokowi-Ma’ruf

Jakarta, faktapers.id – Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna membantah tudingan eks Kapolsek Pasir Wangi Ajun AKP Sulman Aziz yang menyebut dirinya telah memerintahkan jajaran Kapolsek untuk memenangkan paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

“Sama sekali tidak ada perintah untuk menggalang kekuatan guna pemenangan salah satu pasangan Capres-Cawapres,” kata Budi kepada wartawan seperti dilansir CNNIndonesia.com, Minggu (31/3/19) malam.

Bantahan Budi menanggapi ‘nyanyian’ yang sebelumnya disampaikan mantan anak buahnya, Sulman Aziz yang menyatakan kepada media massa tentang mendapat perintah dari mantan atasannya untuk menggalang kekuatan memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Budi menuding apa yang disampaikan Sulman justru ada kaitannya dengan mutasi jabatan. Padahal sesuai aturan kebijakan mutasi anggota, menurutnya, kewenangan itu sepenuhnya ada di Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat, bukan di tingkat Polres.

“Mutasi oleh Polda, bukan Polres,” ujarnya.

Budi membantah, namun menegaskan bahwa pihaknya selalu menyampaikan peta kerawanan pemilu kepada anak buahnya.

“Kepada para Kapolsek dan jajaran lainnya di Polres Garut, kita selalu menyampaikan peta kerawanan menjelang Pemilu,” tuturnya.

Ia menyampaikan, sebagai pimpinan Polri di wilayah Garut selalu berupaya melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku, termasuk menjaga netralitas Polri dalam pesta demokrasi. Ia mengungkapkan, setiap bulan dan waktu tertentu selalu mengadakan rapat dengan tujuan hanya untuk menganalisis dan mengevaluasi tugas-tugas kepolisian dalam rangka pengamanan pemilu.

“Saya juga selalu menyampaikan terkait peta kerawanan konflik yang terdapat di wilayah hukum Polres Garut,” tutur Budi.

Sebelumnya, Eks Kapolsek Pasirwangi, Garut, AKP Sulman Azis mengaku diperintahkan oleh Kapolres Kabupaten Garut agar menggalang dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin.

Perintah itu pun disampaikan kepada Kapolsek lain di wilayah Garut. Kata Sulman, perintah juga disertai ancaman akan dimutasi jika suara Jokowi kalah di wilayahnya.

“Beberapa kali saya dipanggil Kapolres untuk melakukan data dukungan kepada masing-masing calon, diperintahkan untuk melakukan penggalangan,” ungkap Sulman. uaa

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments