Kalah di PTUN soal Sengketa Lahan BMW, Pemprov DKI Bakal Ajukan Banding

×

Kalah di PTUN soal Sengketa Lahan BMW, Pemprov DKI Bakal Ajukan Banding

Sebarkan artikel ini

Jakarta, faktapers.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal mengajukan banding usai kalah di kasus sengketa lahan Stadion BMW (Bersih Manusiawi dan Berwibawa) di Jalan Danau Sunter Barat, Jakarta Utara. Kabiro Hukum Pemprov DKI, Yayan Yuhana, mengatakan, akan mengajukan banding atas putusan tersebut.

“Sudah (terima putusan). (Kita) banding,” ucap Yayan seperti dilansir CNNindonesia.com, Rabu (15/5/19).

Selanjutnya Yayan belum mendetail bentuk usaha hukum yang akan dilakukan untuk memperjuangkan Stadion BMW tersebut. Sementara Pengacara PT Buana Permata Hijau, Damianus Renjaan, sebagai penggugat atau pemilik lahan pun menyatakan bakal terus melawan DKI.

“Kita akan ladeni (DKI) kalau banding. Kita tempuh jalur hukum,” kata Damianus.

Sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta lewat sidang perkara No. 282/G/2018/PTUN-JKT memenangkan PT Buana Permata Hijau dalam gugatan melawan Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Pemprov DKI Jakarta.

Namun pada tahun 1994, DKI mengaku telah membebaskan lahan tersebut dengan menitipkan uang konsinyasi kepada pengadilan. Sementara PT Buana baru mengetahui ada pembebasan itu per tahun 2017. “Nah hal itu yang dibatalkan oleh pengadilan. Jadi kembali menjadi milik PT Buana,” ujarnya.

Dengan putusan ini, Damianus menyatakan bahwa gugatan PT Buana dikabulkan dan sertifikat hak pakai DKI dengan nomor 314 dan 315 itu dibatalkan. Dijelaskan Damianus lahan seluas 6,9 hektar tersebut sedianya milik PT Buana. Itu artinya pembangunan Stadion BMW terancam batal. fp01

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *