Baksos di Tempat ‘Kumuh’, Polres Jakarta Utara Diapresiasi Pemkot

×

Baksos di Tempat ‘Kumuh’, Polres Jakarta Utara Diapresiasi Pemkot

Sebarkan artikel ini

Jakarta, faktapers.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mengapresiasi bakti sosial (baksos) yang diinisiasi aparat Kepolisian Resort (Polres) Metro Jakarta Utara. Kegiatan tersebut sejalan dengan visi-misi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang turut andil membantu masyarakat di pemukiman ‘kumuh’.

Sekretaris Kota Jakarta Utara, Desi Putra, mengatakan, baksos ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan TNI (tiga pilar), sebagai wujud kehadiran aparatur negara di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

“Jadi kegiatan bakti sosial yang diadakan Polres Metro Jakarta Utara ini merupakan bentuk apresiasi, bagaimana kolaborasi antara Pemda, TNI, dan Polri,” kata Desi saat ditemui di lokasi baksos, Jalan Kapuk Muara RT06/05, Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (17/5/19).

Kegiatan ini juga dianggapnya sebagai contoh positif terhadap perilaku saling membantu sesama manusia. Tak hanya saat Ramadan, kegiatan ini dianjurkannya digelar pada bulan lainnya.

“Ini contoh baik bagaimana kita itu sesama manusia harus saling membantu. Saya pikir kegiatan ini sangat diapresiasi semua pihak. Mudah-mudahan tidak hanya di bulan Ramadan saja, tapi di bulan lainnya,” jelasnya.

Sementara Kapolres Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Polisi Budhi Herdi Susianto menerangkan, baksos yang diadakannya bersama jajaran Polda Metro Jaya ini merupakan salah satu bentuk kepedulian aparat kepolisian terhadap masyarakat berekonomi lemah atau dhuafa. Sentuhan bantuan ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat tersebut.

“Lokasinya sengaja dipilih di lingkungan ‘kumis’, kumuh-miskin yang tentunya ini perlu adanya sentuhan-sentuhan, perlu adanya kedekatan kepedulian dari kita para pejabat, sehingga mereka juga akan tersentuh dan pada akhirnya akan bisa bekerjasama dengan kita,” terangnya.

Dia merinci, baksos terdiri dari dua kegiatan yakni pembagian seribu paket sembako yang masing-masing paket berisi lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, lima bungkus mie instan, dan satu renceng kopi. Serta pengobatan kesehatan umum yang dibantu 10 tenaga medis dan 30 paramedis.

“Baik paket sembako maupun pengobatan kesehatan umum ini tanpa dipungut biaya alias gratis untuk masyarakat,” tutupnya.

Sekadar informasi, Pemerintah Kota Jakarta dalam waktu dekat akan menggelar bakti sosial serupa di lingkungan ‘kumuh’. Kegiatan yang akan diisi dengan buka puasa bersama ini merupakan bentuk kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan organisasi kemanusiaan antara lain Aksi Cepat Tanggap (ACT), Dompet Dhuafa, dan Rumah Zakat. tjl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *