oleh

Pasca Banjir, Listrik PLN di Ujoh Bilang Hanya Menyala Hingga Jam 12 Malam

Mahakam Ulu, faktapers.id – Akibat banjir besar meluapnya Sungai Mahakam yang merendam Ibukota Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kalimantan Timur pada 13 Juni lalu, membuat kondisi suplay (pasokan) daya listrik dari Unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (UPLTD) Ujoh Bilang mengalami gangguan mesin.

Pasca banjir besar Sungai Mahakam tersebut, pasokan daya listrik PLN Ujoh Bilang ke pelanggannya di Ujoh Bilang dan Long Bagun juga mengalami ‘macet’ alias tak normal seperti semula.

“Sebelum banjir besar lalu, listrik PLN Ujoh Bilang menyala 24 jam. Sekarang ini hanya menyala sampai jam 12 malam,” kata Hibau (45), salah seorang warga Ujoh Bilang kepada Harian Fakta Pers dan faktapers.id, Sabtu (29/6/19).

Puluhan warga Ujoh Bilang mengaku sangat terganggu dengan kondisi listrik PLN yang kini hanya menyala sampai jam 12.00 malam. Menurut mereka hal itu sangat merugikan aktifitas rumahan sejumlah warga yang selama ini notabene menggunakan listrik.

“Terganggu, penginapan saya tidak bisa lagi menggunakan AC (Air Conditioner). Itu membuat para pelanggan berkurang nginap disini,” beber salah satu pemilik penginapan di Ujoh Bilang yang enggan namanya dikorankan, mewakili puluhan warga tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala PT PLN Rayon Melak, Agus Sholeh mengakui bahwa benar pasca banjir besar lalu di Ujoh Bilang hingga saat ini dilakukan pemadaman bergilir listrik PLN ke pelanggannya.

“Betul pak, sehubungan gangguan mesin setelah banjir besar kemarin. Terjadi kemacetan daya listrik di UPLTD Ujoh Bilang karena sejumlah mesin pembangkit daya sempat terendam banjir,” bebernya dalam pesan singkat WhatsApp (WA) kepada Harian ini, Minggu (30/6/19).

Dia menuturkan, UPLTD Ujoh Bilang memiliki total 4 mesin pembangkit daya. Daya listrik dari 4 mesin diesel itu selama dua tahun terakhir berjalan normal 24 jam melayani pelanggannya di Kampung Ujoh Bilang dan Long Bagun.

“Pemadaman bergilir karena daya listrik terbatas. Bagian dari generator sempat terendam banjir. Tapi masyarakat (pelanggan) tak perlu kawatir. Pekan depan infonya sudah bisa pulih lagi seperti semula menyala 24 jam,” tukasnya.

Untuk diketahui, UPLTD Ujoh Bilang, Mahulu, hingga saat ini berada dibawah kendali PT PLN Rayon Melak, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Iyd

Komentar

News Feed