Rabu, Juli 28, 2021
BerandaPHPU Pilpres Diputuskan, Pimpinan DPR: Jangan Pandang Negatif Demonstarasi  
Array

PHPU Pilpres Diputuskan, Pimpinan DPR: Jangan Pandang Negatif Demonstarasi  

Jakarta, faktapers.id – Terkait akan diputuskannya perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis besok (27/6/19), mestinya aparat membiarkan aksi demonstrasi masa.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. “Kalau ada aksi (demonstrasi-red) kembali besok, tolong jangan dipandang negatif. Akasi massa itu kan dipicu oleh luka yang diderita masyarakat, dan pemimpin negara bertugas menyembuhkannya,” ujarnya dalam suatu kesempatan di Jakarta, Selasa malam (25/6/19).

Fahri pun mengungkapkan, yang diperjuangkan selama ini mazhabnya adalah rakyat, dan kebebasan mereka. Karena itu semua pihak jangan curiga kepada rakyat. “Negara  harus mengidentifikasi yang merusuh itu siapa. Jangan kemudian kebebasannya itu dilarang karena ada perusuh. Kan bahaya itu kalau mahzab berpikirnya begitu,” sambungnya.

Tak hanya itu, Fahri juga menyarankan kepada aparat serta pihak terkait agar membiarkan orang kecewa kalau dia kalah atau biarkan orang gembira kalau dia menang.

“Meski aksi massa tak diizinkan pun aparat keamanan dan pihak lain untuk tidak membuat kerusuhan,” lanjut legislator PKS dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga menjabat pimpinan DPR bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu.

Apalagi, papar Fahri, dalam konstitusi atau Undang-undang (UU), tidak ada larangan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya dimuka umum.

“Tolong, jangan ciptakan luka kembali. Enggak boleh ada lagi serangan-serangan fisik, juga perkelahian. Masa yang berkumpul untuk menyatakan pendapat jangan lah dicurigai,” imbuhnya. oss

 

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments