Senin, April 12, 2021
BerandaPilkam 38 Kampung di Kubar Segera Tiba, Polres Siapkan 112 Personel Amankan...
Array

Pilkam 38 Kampung di Kubar Segera Tiba, Polres Siapkan 112 Personel Amankan Kamtibmas

Kutai Barat, faktapers.id – Guna mengantisipasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dalam Pemilihan Kepala Kampung (Pilkam) serentak 27 Juni 2019, Polres Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur segera menerjunkan 112 personel Polres Kubar kelapangan.

Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan SIK dalam keterangan resmi melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Kubar, Kompol Sarman SH mengungkapkan, jumlah personel Polres Kubar yang diturunkan kelapangan, sebanding dengan jumlah kampung yang mengikuti Pilkam/Pilkades.

“Sebanyak 39 dari 190 kampung di 11 kecamatan dari 16 kecamatan se-Kubar akan melaksanakan Pilkam pada 27 Juni 2019. Bapak Kapolres sudah mengambil langkah-langkah, melaksanakan rapat koordinasi interen dan memanggil para Kapolsek 11 kecamatan,” jelasnya kepada Harian Fakta Pers dan faktapers.id, sehari lalu di Mapolres, Sendawar.

“Dari 39 kampung itu, 1 kampung di Kecamatan Bentian Besar ditunda pilkadesnya. Sehingga yang mengikuti pilkades hanya 38 kampung pada 27 Juni 2019,” urai Kompol Sarman.

Diungkapkan Sarman, 112 personel Polres Kubar itu selain personel dari Mapolres Kubar, juga personel dari Mapolsek 11 kecamatan yang mengikuti Pilkades itu akan berperan aktif.

“Mulai saat ini telah dilakukan koordinasi dengan semua pihak terkait. Personel Polres Kubar akan mengamankan jalannya Pilkam sejak 26-28 Juni 2019. Kami imbau agar seluruh masyarakat, termasuk para pendukung masing-masing calon petinggi dapat bersama menjaga kamtibmas,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kubar, Faustinus Syaidirahman mengakui bahwa sebanyak 39 dari 190 kampung pada 11 dari 16 kecamatan se-Kubar akan melaksanakan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkam) serentak 27 Juni mendatang.

“Calon kepala kampung (Petinggi) terbuka bagi masyarakat umum. Warga diluar kampung pelaksana Pilkam diperbolehkan menjadi calon petinggi. Hal ini mengacu keputusan Mahkamah Konstitusi pada UU Nomor 6/2014 tentang Desa,” jelasnya kepada Harian ini.

“Diperbolehkan calon petinggi dari warga diluar kampung pelaksana Pilkam,” tambah Faustinus.

Faustinus Syaidirahman mengungkapkan, jika sebelumnya calon petinggi harus warga setempat, dengan bukti bukti surat keterangan domisili. Terbukanya calon luar kampung ini menjadikan kesempatan warga lainnya yang memenuhi syarat.

“Untuk pelaksanaan Pilkam 39 kampung di Kubar 2019 ini, sumber dana anggaran kampung dan tambahan dana kabupaten. Dari pemerintah kampung masing-masing Rp 10 juta. Terkait data pemilih, menggunakan Data Pemilih Tetap (DPT) pemilu legislatif dan pilpres 2019,” urainya.

“Petinggi atau kepala desa hasil Pilkam 2019 ini, masa jabatan enam tahun (2019-2025). Diharapkan dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar. Hasil Pilkam akan dilakukan pelantikan serentak oleh Bupati Kubar FX Yapan SH pada September 2019,” tandasnya. Iyd

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments