oleh

Temui Presidium 212, Menhan: Tak Ada Lagi 01 dan 02

Jakarta, faktapers.id – Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu berharap agar masyarakat tidak lagi berdebat dan terpecah belah karena membela kubu 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin atau kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Hal ini ia sampaikan dalam acara silaturahmi dan halal bihalal dengan Presidium Alumni 212 di Hotel Shangri-la, Jakarta, Kamis (27/6/19).

“Mulai saat ini, tidak ada yang namanya 01 dan 02. Tapi kita semua bersaudara sebagai bangsa Indonesia yang utuh dan tidak pernah terpisahkan,” kata Ryamizard dalam sambutannya. “Saya terharu,” tambahnya.

Ryamizard mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan karena hal itu merupakan tugas dari setiap warga negara. Apalagi momen pemilu atau pilpres 2019 sudah selesai.

Menurutnya hal ini menjadi penting untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Mulai saat ini tidak perlu ada istilah Islam garis keras dan Islam moderat yang ada adalah wajah Islam Indonesia yang Rahmatan lilalamin,” ucap dia.

Oleh karena itu, Presidium 212 membuat sebuah petisi untuk terus menjaga kedamaian dan persatuan bangsa Indonesia. Petisi itu dibacakan oleh Ketua Panitia acara Eka Gumilar.

“Kami bersepakat bersama menciptakan Indonesia damai, sejuk, tentram, dan aman. Kami bersepakat menghormati perbedaan dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika,” ujar Eka.

Presidium Alumni 212 merupakan organisasi yang berbeda dengan Persatuan Alumni 212, yang di hari yang sama, Kamis (27/6/19) sedang menggelar aksi mengawal putusan akhir Pilpres 2019 di MK.

Presidium alumni 212 dikawal oleh tokoh seperti Habib Umar Al Hamid dan Aminuddin yang hadir bersama Menhan Ryamizard. Sementara Persatuan Alumni 212 saat ini dipimpin oleh Slamet Maarif dan Bernard Abdul Jabbar. fp02 (CNNIndonesia)

Komentar

News Feed